![]() |
| Bupati Magetan, Nanik Sumantri, Kodim 0804 Magetan Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih Di Desa Ginuk |
Magetan, beritagress.com - Jembatan Garuda Merah Putih yang berada di Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, resmi diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat.
Peresmian dilakukan oleh Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis, yang didampingi Komandan Kodim 0804/Magetan, Omi Girindra. S, serta disaksikan warga dan masyarakat setempat. Kamis (13/8/2026)
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih tersebut merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang pelaksanaannya melibatkan TNI melalui Kodim 0804/Magetan. Kehadiran jembatan ini menjadi salah satu bentuk pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk memperkuat konektivitas sekaligus mempermudah akses masyarakat.
Menariknya, pembangunan jembatan di Desa Ginuk mengalami peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan dari rencana awal. Semula, jembatan hanya direncanakan memiliki tinggi sekitar 1,5 meter, lebar 2 meter, dan panjang 17 meter.
Namun melalui perjuangan dan koordinasi Kodim 0804/Magetan bersama masyarakat, spesifikasi tersebut berhasil ditingkatkan menjadi jembatan dengan tinggi 8 meter, lebar 4 meter, dan panjang mencapai 40 meter.
“Awalnya ini hanya satu setengah meter tingginya. Tapi dengan perjuangan Pak Dandim, akhirnya bisa diperjuangkan jembatan ini menjadi tinggi delapan meter, lebarnya empat meter, panjangnya empat puluh meter. Yang semula tinggi satu setengah, lebar dua, panjangnya hanya tujuh belas meter,” ungkap Bupati Magetan
Perubahan tersebut bukan sekadar persoalan ukuran. Jembatan dengan konstruksi yang lebih representatif diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan nyaman, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat Desa Ginuk dan sekitarnya.
Bupati Magetan, Nanik Sumantri mengapresiasi terbangunnya Jembatan Garuda Merah Putih tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dijaga bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Dandim 0804/Magetan, Omi Girindra menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut pada prinsipnya harus dikembalikan pada asas fungsi dan manfaat.
Menurutnya, jembatan bukan sekadar bangunan fisik yang selesai dibangun dan kemudian menjadi simbol pembangunan. Fungsi utamanya adalah menjadi sarana penghubung, memperlancar akses, serta memberikan manfaat langsung terhadap aktivitas masyarakat.
“Yang paling penting dari jembatan ini adalah asas fungsinya. Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan, memperlancar akses masyarakat, dan memberikan manfaat bagi aktivitas warga. Jadi jangan hanya dilihat sebagai bangunan, tetapi bagaimana jembatan ini benar-benar digunakan sesuai fungsinya dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegas Omi Girindra.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga, baik dalam kegiatan sosial, pendidikan maupun perekonomian.
Karena itu, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menggunakan jembatan sesuai peruntukannya sekaligus menjaga dan merawat infrastruktur tersebut.
“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan jembatan ini dengan baik, sesuai peruntukannya, sekaligus bersama-sama menjaga dan merawatnya. Karena ketika jembatan ini berfungsi dengan baik, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat sendiri,” lanjutnya.
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Ginuk juga tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah dan warga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan tersebut.
Lebih lanjut, untuk Kabupaten Magetan sendiri, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih terdapat di dua lokasi.
“Saat ini sudah ada dua jembatan yang telah di bangun, mudah - mudahan harapan kita semua jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan akses, aktivitas ekonomi, pelayanan, dan peluang kehidupan yang lebih baik."akhirnya (Gun)






