Magetan, beritagress.com - Sebanyak 1.738 mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 Magetan resmi mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026, Selasa (18/8/2026).
Pembukaan ditandai Opening Ceremony dan parade 15 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), sebelum sirine dari jajaran pimpinan universitas menandai dimulainya rangkaian PKKMB.
Rektor UNESA Prof. Dr. H. Nurhasan, M.Kes. atau Cak Hasan menegaskan, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Menurutnya, bangku kuliah bukan sekadar mengejar nilai akademik, tetapi ruang untuk membangun jejaring, mengasah kompetensi, berani mencoba, dan siap menjadi agen perubahan.
“Mahasiswa adalah navigator yang dapat mengarahkan transformasi luar biasa. Manfaatkan waktu kuliah untuk membangun jejaring, berani mencoba hal baru, dan jangan takut gagal,” tegasnya.
Cak Hasan juga mengingatkan mahasiswa agar bijak menggunakan media sosial dengan menjadikannya ruang untuk membangun personal branding serta menunjukkan karya dan kompetensi.
Menariknya, keberagaman mahasiswa baru terlihat dari asal daerah yang tersebar dari Aceh, Riau, Bali, NTT, NTB, Maluku, Bangka Belitung hingga Merauke.
Bahkan, terdapat mahasiswa internasional asal Johor, Malaysia, yang diterima di Program Studi Pendidikan Tata Rias.
UNESA juga memberikan kebijakan khusus berupa beasiswa penuh hingga lulus S1 bagi mahasiswa baru asal NTT. Sementara itu, panitia PKKMB Kampus 5 Magetan mendapat apresiasi berupa pembebasan biaya kuliah selama satu tahun.
PKKMB 2026 pun menjadi lebih dari sekadar seremoni penyambutan. Momentum ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk membangun karakter, memperluas jejaring, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia yang terus berubah. (Gun)
Pembukaan ditandai Opening Ceremony dan parade 15 Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), sebelum sirine dari jajaran pimpinan universitas menandai dimulainya rangkaian PKKMB.
Rektor UNESA Prof. Dr. H. Nurhasan, M.Kes. atau Cak Hasan menegaskan, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan zaman. Menurutnya, bangku kuliah bukan sekadar mengejar nilai akademik, tetapi ruang untuk membangun jejaring, mengasah kompetensi, berani mencoba, dan siap menjadi agen perubahan.
“Mahasiswa adalah navigator yang dapat mengarahkan transformasi luar biasa. Manfaatkan waktu kuliah untuk membangun jejaring, berani mencoba hal baru, dan jangan takut gagal,” tegasnya.
Cak Hasan juga mengingatkan mahasiswa agar bijak menggunakan media sosial dengan menjadikannya ruang untuk membangun personal branding serta menunjukkan karya dan kompetensi.
Menariknya, keberagaman mahasiswa baru terlihat dari asal daerah yang tersebar dari Aceh, Riau, Bali, NTT, NTB, Maluku, Bangka Belitung hingga Merauke.
Bahkan, terdapat mahasiswa internasional asal Johor, Malaysia, yang diterima di Program Studi Pendidikan Tata Rias.
UNESA juga memberikan kebijakan khusus berupa beasiswa penuh hingga lulus S1 bagi mahasiswa baru asal NTT. Sementara itu, panitia PKKMB Kampus 5 Magetan mendapat apresiasi berupa pembebasan biaya kuliah selama satu tahun.
PKKMB 2026 pun menjadi lebih dari sekadar seremoni penyambutan. Momentum ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk membangun karakter, memperluas jejaring, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia yang terus berubah. (Gun)





