![]() |
| Ratusan siswa bersama guru menggelar Kirab Pelajar SPATMA Berkelas |
Magetan, beritagress.com-SMP Negeri 4 Magetan mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan cara yang berbeda. Ratusan siswa bersama guru menggelar Kirab Pelajar SPATMA Berkelas sebagai bagian dari penyambutan peserta didik baru, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengenalan lingkungan sekolah tidak harus identik dengan kegiatan di dalam kelas, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun karakter melalui pengalaman langsung.
Kirab yang melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Magetan tersebut menampilkan barisan siswa, drum band, serta berbagai atribut sekolah yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kedisiplinan. Kehadiran para siswa di tengah masyarakat sekaligus menjadi wajah SMP Negeri 4 Magetan dalam menunjukkan budaya sekolah yang tertib, santun, dan berprestasi.
Kepala SMP Negeri 4 Magetan, Sukadi, menegaskan bahwa kirab bukan sekadar pawai penyambutan, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang menjadi identitas SPATMA.
"Kirab pelajar SMP Negeri 4 Magetan dalam rangka penyambutan peserta didik baru merupakan wujud semangat kebersamaan, disiplin, dan kebanggaan sebagai bagian dari keluarga besar SPATMA. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa baru mampu mengenal lingkungan sekolah, menumbuhkan karakter positif, serta siap menjadi pelajar yang tangguh, berbudaya, dan berprestasi," ucap Sukadi.
Di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, SMP Negeri 4 Magetan berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan moral, budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Melalui Kirab Pelajar SPATMA Berkelas, sekolah ingin mengirimkan pesan bahwa menjadi pelajar bukan hanya tentang mengejar nilai, melainkan juga tentang membangun sikap, etika, dan integritas. Sebab, generasi yang cerdas tanpa karakter akan kehilangan arah, sedangkan generasi yang berkarakter akan mampu membawa prestasi sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat,"pungkas Sukadi. (Gun)






