Magetan, beritagress.com-Komitmen Pemerintah Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan dalam memperkuat sektor pertanian kembali dibuktikan melalui pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas jaringan irigasi demi menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian dan mendukung produktivitas petani.
Pembangunan saluran irigasi yang berlokasi di Blok Sepetung tersebut memiliki panjang 291,98 meter, lebar saluran 52 sentimeter, tinggi 83 sentimeter, dengan ketebalan konstruksi 32 sentimeter. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar distribusi air hingga ke lahan pertanian, sehingga petani tidak lagi menghadapi kendala kekurangan air saat musim tanam.
Program P3-TGAI merupakan program pemerintah yang mengedepankan pemberdayaan masyarakat. Seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) bersama masyarakat setempat, sehingga tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan jaringan irigasi.
Kepala Desa Bogem, Eva Puspasari, SH, menjelaskan bahwa P3-TGAI merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian dari tingkat desa.
"Program ini tidak hanya membangun saluran irigasi, tetapi juga memberdayakan petani agar terlibat langsung dalam setiap tahapan pembangunan. Dengan jaringan irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian diharapkan meningkat, kesejahteraan petani ikut terangkat, dan ketahanan pangan dapat semakin kuat," ujarnya.
Sementara itu, Carik Desa Bogem, Supalianto, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan pembangunan, pengawasan hingga pemeliharaan dilakukan secara partisipatif sehingga hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.
Menurutnya, pembangunan irigasi bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan pertanian desa. Jaringan irigasi yang baik akan menjamin pasokan air lebih merata, meningkatkan intensitas tanam, mengurangi risiko gagal panen, serta berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi pertanian.
Melalui Program P3-TGAI Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Bogem berharap infrastruktur irigasi yang semakin baik mampu menjadi fondasi kuat bagi kemajuan sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkokoh peran desa dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.
Apabila narasi ini akan digunakan untuk voice over video berita berdurasi 3–5 menit, saya juga dapat membuat versi yang lebih dramatis dan mengalir dengan gaya jurnalistik televisi. (Spr)





