![]() |
| Bupati Magetan, Nanik Sumantri di dampingi Kepala Dinsos Magetan saat penyerahan bantuan sosial WRSE |
Magetan, beritagress.com - Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan sosial kepada 22 Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) di Pendopo Kecamatan Kartoharjo, Kamis (23/7/2026).
Program ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan yang menjadi tulang punggung rumah tangga.
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Bupati Magetan, Nanik Sumantri, jajaran Dinas Sosial, Forkopimca Kartoharjo, Kepala Desa se-Kecamatan Kartoharjo, serta perwakilan Bank Jatim Cabang Magetan.
Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi rumah tangga yang kepala keluarganya adalah perempuan dan berada dalam kondisi rawan sosial ekonomi. Menurutnya, sebagian besar penerima manfaat telah memiliki usaha kecil yang menjadi penopang kebutuhan keluarganya.
"Ini kebanyakan ibu-ibu yang rawan sosial memiliki usaha. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat dan bisa mengembangkan usahanya. Otomatis nanti bisa menambah kesejahteraan keluarga," ucap Nanik.
Ia menjelaskan, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp2 juta yang disalurkan melalui rekening tabungan. Bantuan tersebut diharapkan menjadi tambahan modal usaha sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup keluarga.
"Harapannya, setelah menerima bantuan ini usahanya bisa berkembang, otomatis kesejahteraannya juga akan meningkat," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, menjelaskan bahwa bantuan sosial WRSE tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengentasan kemiskinan.
"Bantuan sosial ini diberikan kepada perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Salah satu tujuan yang diharapkan dari bantuan ini adalah membangun sinergitas dan kolaborasi antar pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, dalam intervensi program pengentasan kemiskinan," jelas Elmy.
Elmy menegaskan, bantuan yang diberikan hendaknya menjadi pemicu lahirnya usaha yang lebih berkembang, bukan sekadar bantuan konsumtif. Karena itu, peran pemerintah desa dinilai sangat penting dalam memastikan program ini benar-benar memberikan dampak jangka panjang.
"Mohon Pemerintah Desa, setelah dibantu warganya nanti dimonitor, dibimbing, dan diusahakan supaya usahanya bisa berkembang," tegasnya.
Selain meningkatkan kesejahteraan keluarga, program WRSE juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam mendorong tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap para perempuan penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, sehingga tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga menjadi contoh bahwa bantuan sosial dapat menjadi awal kebangkitan ekonomi apabila dimanfaatkan secara produktif dan didukung dengan pendampingan yang berkesinambungan.(Gun)






