![]() |
| Prosesi Purnawiyata SMP N 3 Magetan |
Magetan, beritagress.com-Suasana khidmat sekaligus penuh haru menyelimuti prosesi Purnawiyata SMP Negeri 3 Magetan Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Pendapa Surya Graha, Minggu (7/6/2026).
Sebanyak 271 siswa resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan pendidikan menuju jenjang yang lebih tinggi, membawa harapan besar sekaligus tanggung jawab menjaga nama baik almamater.
Prosesi purnawiyata diawali dengan pelepasan atribut sekolah yang diwakili satu siswa dan satu siswi. Momen simbolis itu menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan tingkat menengah pertama, sebelum para pelajar diserahkan kembali kepada orang tua melalui Ketua Komite SMPN 3 Magetan, Suwarno.
Kepala SMPN 3 Magetan, Hayuningsih, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukan semata diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter yang tertanam dalam diri siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.
“Jaga terus nama baik sekolah, minta doa restu pada orang tua. Semoga sukses. Dan, main ke almamater,” pesan Hayuningsih di hadapan ratusan siswa dan wali murid.
Menurutnya, nilai disiplin, etika, dan pembiasaan positif yang telah dibangun selama di SMPN 3 Magetan harus tetap menjadi pegangan di lingkungan pendidikan berikutnya maupun dalam kehidupan sosial masyarakat.
Alya Putri Khalista
Afifah Eka Putri
Fathiyah Wulandari
Cahyo Purnomo
Hanifah Citra Dwi Aulia
Purnawiyata bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan momentum penting yang menandai lahirnya generasi muda baru yang diharapkan mampu membawa nama baik sekolah, keluarga, dan daerah di masa mendatang. (Gun)
Sebanyak 271 siswa resmi dilepas untuk melanjutkan perjalanan pendidikan menuju jenjang yang lebih tinggi, membawa harapan besar sekaligus tanggung jawab menjaga nama baik almamater.
Prosesi purnawiyata diawali dengan pelepasan atribut sekolah yang diwakili satu siswa dan satu siswi. Momen simbolis itu menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan tingkat menengah pertama, sebelum para pelajar diserahkan kembali kepada orang tua melalui Ketua Komite SMPN 3 Magetan, Suwarno.
Kepala SMPN 3 Magetan, Hayuningsih, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan bukan semata diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari karakter yang tertanam dalam diri siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.
“Jaga terus nama baik sekolah, minta doa restu pada orang tua. Semoga sukses. Dan, main ke almamater,” pesan Hayuningsih di hadapan ratusan siswa dan wali murid.
Menurutnya, nilai disiplin, etika, dan pembiasaan positif yang telah dibangun selama di SMPN 3 Magetan harus tetap menjadi pegangan di lingkungan pendidikan berikutnya maupun dalam kehidupan sosial masyarakat.
![]() |
| Kepala SMP N 3 Magetan (Hayuningsih) saat di mintai keterangan |
“Karakter yang sudah baik, yang dibentuk di SMPN 3 Magetan, pembiasaan yang sudah baik di sekolah, harapannya tetap dibawa sampai manapun,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penekanan bahwa sekolah tidak hanya bertugas mencetak lulusan berprestasi, namun juga generasi yang memiliki integritas dan moral kuat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Di bawah kepemimpinan Hayuningsih, SMPN 3 Magetan juga mencatatkan sederet prestasi membanggakan sepanjang tahun ajaran 2025/2026. Sejumlah siswa berhasil menorehkan capaian di tingkat regional Jawa Timur melalui Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Cabang pantomim dan menulis cerita sukses meraih Juara I hingga berhak mewakili ke tingkat provinsi. Sementara pada kategori solo vokal, siswa SMPN 3 Magetan meraih Juara Harapan I.
Tak hanya di bidang seni, prestasi juga lahir dari dunia jurnalistik dan olahraga. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), siswa SMPN 3 Magetan berhasil meraih Juara I kategori foto jurnalistik. Di cabang olahraga atletik, para siswa juga mampu menunjukkan performa kompetitif hingga membawa pulang gelar juara.
“Alhamdulillah, banyak prestasi membanggakan tahun ini. Kemarin, dalam Hardiknas juga juara satu kategori foto jurnalistik. Di cabang olahraga lari juga juara, dan beberapa prestasi luar biasa lainnya,” papar Hayuningsih.
Sementara itu, Ketua Panitia Purnawiyata, Arifin Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Melangkah dengan Keyakinan, Meraih Masa Depan Gemilang”. Tema tersebut dipilih sebagai refleksi semangat para lulusan untuk menghadapi masa depan dengan optimisme, kerja keras, dan karakter kuat.
Pada kesempatan tersebut, sekolah juga mengumumkan lima siswa lulusan terbaik tahun ajaran 2025/2026, yakni:
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penekanan bahwa sekolah tidak hanya bertugas mencetak lulusan berprestasi, namun juga generasi yang memiliki integritas dan moral kuat di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Di bawah kepemimpinan Hayuningsih, SMPN 3 Magetan juga mencatatkan sederet prestasi membanggakan sepanjang tahun ajaran 2025/2026. Sejumlah siswa berhasil menorehkan capaian di tingkat regional Jawa Timur melalui Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Cabang pantomim dan menulis cerita sukses meraih Juara I hingga berhak mewakili ke tingkat provinsi. Sementara pada kategori solo vokal, siswa SMPN 3 Magetan meraih Juara Harapan I.
Tak hanya di bidang seni, prestasi juga lahir dari dunia jurnalistik dan olahraga. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), siswa SMPN 3 Magetan berhasil meraih Juara I kategori foto jurnalistik. Di cabang olahraga atletik, para siswa juga mampu menunjukkan performa kompetitif hingga membawa pulang gelar juara.
“Alhamdulillah, banyak prestasi membanggakan tahun ini. Kemarin, dalam Hardiknas juga juara satu kategori foto jurnalistik. Di cabang olahraga lari juga juara, dan beberapa prestasi luar biasa lainnya,” papar Hayuningsih.
Sementara itu, Ketua Panitia Purnawiyata, Arifin Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Melangkah dengan Keyakinan, Meraih Masa Depan Gemilang”. Tema tersebut dipilih sebagai refleksi semangat para lulusan untuk menghadapi masa depan dengan optimisme, kerja keras, dan karakter kuat.
Pada kesempatan tersebut, sekolah juga mengumumkan lima siswa lulusan terbaik tahun ajaran 2025/2026, yakni:
Alya Putri Khalista
Afifah Eka Putri
Fathiyah Wulandari
Cahyo Purnomo
Hanifah Citra Dwi Aulia
Purnawiyata bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan momentum penting yang menandai lahirnya generasi muda baru yang diharapkan mampu membawa nama baik sekolah, keluarga, dan daerah di masa mendatang. (Gun)






