![]() |
| Ratusan rider dari berbagai penjuru daerah tumplek blek di lintasan NP Jalan Pasar Sayur Magetan |
Magetan, beritagress.com-Deru mesin memecah malam Kota Magetan. Ratusan rider dari berbagai penjuru daerah tumplek blek di lintasan NP Jalan Pasar Sayur Magetan dalam gelaran Bhayangkara Rookie Dragbike 2026, Sabtu (23/5/2026). Ajang balap resmi yang digelar Polres Magetan bersama IMI Magetan itu bukan sekadar hiburan otomotif, tetapi menjadi panggung besar penyaluran adrenalin, bakat, sekaligus pembuktian gengsi para pembalap muda.
Dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan seolah mengirim pesan tegas bahwa ruang bagi pecinta balap harus disediakan secara legal, aman, dan profesional. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia turun langsung memanaskan lintasan sejak pagi hingga malam hari.
Atmosfer sirkuit berubah menjadi lautan penonton. Sorak penikmat otomotif menggema saat satu per satu motor melesat brutal memburu catatan waktu terbaik. Kelas-kelas bergengsi mulai Herex, Bracket, Sport 2T, AG Style hingga Matic Sunmori menjadi sajian utama yang menyedot perhatian publik.
Event bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti, M.Pd., didampingi Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., jajaran Forkopimda, serta pengurus IMI Jawa Timur dan IMI Magetan.
Kapolres Magetan AKBP Erik Bangun Prakasa menegaskan, Dragbike Bhayangkara bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk keseriusan menghadirkan wadah resmi bagi generasi muda pecinta balap.
“Magetan patut bangga karena mampu menjadi tuan rumah event otomotif berskala nasional. Ini bukan hanya soal balapan, tetapi bagaimana bakat anak-anak muda disalurkan ke tempat yang benar,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh rider agar tetap menjunjung sportivitas dan keselamatan selama perlombaan berlangsung.
“Jangan sampai kemampuan yang dimiliki justru disalurkan di jalan raya. Arena resmi seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar lahir pembalap-pembalap potensial yang bisa membawa nama Magetan bahkan Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti memberikan apresiasi penuh terhadap langkah Polres Magetan yang dinilai berhasil mengubah stigma balap liar menjadi kompetisi yang positif dan terarah.
“Ini bukti bahwa hobi anak muda bisa diarahkan menjadi kegiatan yang produktif. Dengan adanya dragbike resmi seperti ini, harapannya tidak ada lagi aksi balap liar yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Bhayangkara Rookie Dragbike 2026 mempertandingkan sejumlah kelas panas, di antaranya Herex 300CC Basic Tiger, BBK 4T 200CC Sleep Engine, Bracket 7,5 Detik, Sport 2T Sunmori, AG Style, hingga Matic 200CC Sunmori dan berbagai kelas rookie maupun mix rider lainnya.
Hingga malam hari, gelaran berlangsung aman dan tertib dengan antusias masyarakat yang terus memadati area sirkuit. Magetan pun kembali membuktikan diri bukan hanya sebagai kota wisata, tetapi juga mulai diperhitungkan sebagai tuan rumah event otomotif bergengsi di Jawa Timur. (Gun)






