![]() |
| Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKS Dapil 7, Riyono |
Trenggalek, beritagress.com-Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKS Dapil 7, Riyono menegaskan pentingnya keberlanjutan subsidi solar bagi nelayan kecil di tengah gejolak energi global yang mulai berdampak pada sektor perikanan.
Menurutnya, kenaikan harga energi khususnya solar non subsidi telah dirasakan pelaku usaha perikanan tangkap skala menengah hingga besar, sementara nelayan kecil masih menghadapi kendala dalam memperoleh bahan bakar dengan mudah.
Saat melakukan kunjungan dan dialog langsung bersama nelayan di wilayah Trenggalek, Riyono menyebut harga solar subsidi masih stabil dan belum mengalami kenaikan. Namun demikian, aktivitas melaut sebagian nelayan masih berkurang akibat faktor cuaca, terang bulan, dan gelombang tinggi.
Ia menjelaskan, keberadaan subsidi solar sangat membantu nelayan kecil dalam menekan biaya operasional saat melaut.
Dengan harga solar subsidi yang masih berada di kisaran Rp6.800 per liter, para nelayan dinilai masih mampu bertahan di tengah kondisi ekonomi dan energi yang tidak menentu.
Riyono juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah dalam menjaga keberlangsungan hidup masyarakat pesisir.
"Negara harus cepat dan responsif terhadap kebutuhan nelayan kecil, terutama terkait ketersediaan bahan bakar, stabilitas harga ikan, hingga bantuan penunjang ekonomi pesisir,"ucapnya. Rabu (6/5/2026)
Selain itu, ia menilai peran nelayan kecil sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
"Sebagian besar hasil perikanan yang menjadi sumber protein masyarakat berasal dari aktivitas nelayan tradisional, sehingga keberlangsungan pekerjaan mereka perlu mendapat perhatian serius,"tambahnya
Dalam dialog bersama nelayan dan pemangku kepentingan di wilayah Pacitan dan Trenggalek, sejumlah aspirasi turut disampaikan kepada pemerintah, mulai dari kemudahan akses solar subsidi, harga ikan yang lebih stabil, hingga dukungan program ekonomi untuk masyarakat pesisir. (Gun)
"Sebagian besar hasil perikanan yang menjadi sumber protein masyarakat berasal dari aktivitas nelayan tradisional, sehingga keberlangsungan pekerjaan mereka perlu mendapat perhatian serius,"tambahnya
Dalam dialog bersama nelayan dan pemangku kepentingan di wilayah Pacitan dan Trenggalek, sejumlah aspirasi turut disampaikan kepada pemerintah, mulai dari kemudahan akses solar subsidi, harga ikan yang lebih stabil, hingga dukungan program ekonomi untuk masyarakat pesisir. (Gun)






