![]() |
| Prosesi pelepasan Siswa SMK Yosonegoro Magetan |
Magetan, beritagress.com-Sebanyak 551 siswa kelas XII SMK Yosonegoro Magetan resmi diwisuda dalam prosesi kelulusan tahun ajaran 2025/2026. Kabar membanggakan datang dari hasil kelulusan, di mana seluruh siswa dari delapan jurusan dinyatakan lulus 100 persen.
Kepala SMK Yosonegoro Magetan, Muh. Amin, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pengumuman kelulusan telah dilakukan pada 4 Mei 2026 dengan hasil yang menggembirakan bagi seluruh civitas sekolah.
“Alhamdulillah, pada tanggal 4 Mei 2026 telah diumumkan, seluruh siswa kami yang berjumlah 551 dari 8 jurusan dinyatakan lulus semua,” ucap Muh. Amin
Tak hanya itu, sejumlah lulusan juga telah berhasil menembus dunia kerja bahkan sebelum resmi menyelesaikan masa studinya.
Beberapa siswa diketahui sudah diterima di perusahaan yang sebelumnya telah menjalin kerja sama (MoU) dengan pihak sekolah. Selain itu, terdapat empat siswa yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Untuk lulusan tahun ini, ada beberapa siswa yang sudah diterima di perusahaan mitra kami, dan ada juga empat siswa yang diterima di perguruan tinggi,” imbuhnya.
![]() |
| Kepala SMK Yosonegoro Magetan, Muh. Amin saat sambutan dihadapan Ketua Yayasan, Ketua Dinas Pendidikan Cabang, Guru, Murid dan juga Wali Murid |
Pihak sekolah menaruh harapan besar agar para lulusan dapat segera beradaptasi dengan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. Muh. Amin menekankan pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan pasca kelulusan, khususnya agar tidak menganggur.
“Kami berharap anak-anak bisa segera menyesuaikan diri. Karena setelah lulus, ketika tidak memiliki aktivitas atau pekerjaan, itu menjadi perhatian kami. Maka kami ingin lulusan SMK Yosonegoro bisa cepat mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan,” jelasnya.
Dalam upaya mendukung penyaluran tenaga kerja, pihak sekolah juga terus menjalin dan memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan. Ke depan, SMK Yosonegoro Magetan juga berencana menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) guna membuka peluang kerja ke luar negeri bagi para lulusan.
“Selama ini kami sudah berupaya maksimal dalam penyaluran kerja bagi siswa. Mudah-mudahan ke depan kami juga bisa bekerja sama dengan LPK untuk penyaluran tenaga kerja ke luar negeri,” pungkasnya.
Dengan capaian kelulusan sempurna dan dukungan kerja sama yang terus diperluas, SMK Yosonegoro Magetan optimistis dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. (Gun)
“Kami berharap anak-anak bisa segera menyesuaikan diri. Karena setelah lulus, ketika tidak memiliki aktivitas atau pekerjaan, itu menjadi perhatian kami. Maka kami ingin lulusan SMK Yosonegoro bisa cepat mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan,” jelasnya.
Dalam upaya mendukung penyaluran tenaga kerja, pihak sekolah juga terus menjalin dan memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan. Ke depan, SMK Yosonegoro Magetan juga berencana menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) guna membuka peluang kerja ke luar negeri bagi para lulusan.
“Selama ini kami sudah berupaya maksimal dalam penyaluran kerja bagi siswa. Mudah-mudahan ke depan kami juga bisa bekerja sama dengan LPK untuk penyaluran tenaga kerja ke luar negeri,” pungkasnya.
Dengan capaian kelulusan sempurna dan dukungan kerja sama yang terus diperluas, SMK Yosonegoro Magetan optimistis dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. (Gun)






