![]() |
| Kepala Dinas PUPR Magetan dengan berbagai unsur pemerintahan bersama warga dan petani lakukan normalisasi saluran |
Magetan, beritagress.com-Pemerintah Kabupaten Magetan mempercepat langkah penanganan banjir dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Fokus utama saat ini diarahkan pada normalisasi Kali Barat di kawasan KPR Asabri 1 Magetan, yang dinilai krusial untuk mengurangi risiko genangan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muchtar Wahid, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penanganan banjir yang dirancang dalam beberapa tahap, mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.
“Ini menjadi bagian dari penanganan banjir di Magetan secara menyeluruh. Hari ini kita lakukan penanganan jangka pendek berbasis swadaya masyarakat. Kita juga sudah menurunkan alat berat untuk mendukung proses normalisasi yang dimulai dari belakang Kantor Samsat,” ucap Muchtar Wahid, Sabtu (11/4/2026)
Ia menjelaskan, dalam dua minggu ke depan, pihaknya menargetkan proses pendalaman dan pelebaran saluran dapat berjalan optimal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran air sehingga dapat mengurangi potensi luapan saat curah hujan tinggi.
Tak hanya mengandalkan pemerintah, aksi ini juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan para petani setempat. Partisipasi tersebut terlihat dari kesediaan mereka memberikan lahan untuk pelebaran saluran.
“Pelebaran tanah sekitar 1 hingga 2 meter di sisi kanan dan kiri saluran merupakan kontribusi dari para petani. Ini menunjukkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi persoalan banjir,” tambahnya.
Sementara itu, untuk penanganan jangka menengah, Pemkab Magetan telah merancang langkah penyudetan aliran di wilayah Srogo dan Ndoyo. Upaya ini bertujuan untuk mengurangi volume debit air yang masuk ke kawasan rawan banjir, sehingga risiko genangan dapat diminimalkan.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur terkait, diharapkan penanganan banjir di Magetan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi warga terdampak. *(Gun)*






