![]() |
| Koordinator Forum Rumah Kita, Rudi Setyawan |
Magetan, beritagress.com-Rencana kehadiran jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Magetan dalam agenda Halalbihalal warga Pawitandirogo di Jakarta pada 19 April 2026 menuai sorotan. Forum Rumah Kita (FRK) secara terbuka menyampaikan permohonan agar para pemangku kebijakan mengurungkan keberangkatan dan memprioritaskan penanganan banjir yang masih melanda sejumlah wilayah.
Koordinator Forum Rumah Kita, Rudi Setyawan, menegaskan bahwa kondisi Magetan saat ini belum sepenuhnya pulih dari dampak cuaca ekstrem yang memicu banjir di berbagai titik, mulai dari kawasan permukiman hingga infrastruktur vital.
“Di saat masyarakat berjibaku membersihkan lumpur, memperbaiki kerusakan, dan diliputi kekhawatiran akan banjir susulan, kehadiran pemimpin di tengah rakyat menjadi sangat penting. Kami memohon agar pejabat tetap berada di Magetan dan fokus pada penanganan yang nyata,” ucap Rudi, Jumat (10/4/2026)
Menurutnya, momentum ini seharusnya menjadi prioritas bagi pemerintah daerah untuk memastikan normalisasi saluran air, perbaikan sistem drainase, serta penataan ruang berjalan optimal dan berkelanjutan.
Tak hanya itu, FRK juga menyoroti aspek transparansi dan manfaat konkret dari agenda tahunan di luar daerah tersebut. Rudi mempertanyakan sejauh mana dampak keikutsertaan dalam kegiatan seremonial semacam itu terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Magetan.
“Selama ini, publik tidak pernah mendapatkan gambaran yang jelas terkait output kegiatan tersebut, baik dari sisi investasi maupun dampak ekonomi yang signifikan. Begitu juga dengan anggaran yang dikeluarkan, belum pernah disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihaknya menilai anggaran perjalanan dinas yang dialokasikan untuk kegiatan tersebut akan lebih tepat sasaran apabila dialihkan untuk penanganan bencana, seperti memperkuat Belanja Tak Terduga (BTT) maupun percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir.
FRK pun mengajak pemerintah daerah untuk lebih mengedepankan empati dalam pengambilan kebijakan, terutama di tengah situasi darurat yang dihadapi masyarakat.
Secara khusus, FRK juga menyampaikan permohonan kepada Bupati Magetan, Nanik Sumantri, agar memimpin langsung upaya penanganan di lapangan dan memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Silaturahmi memang penting, namun bagi seorang pemimpin, kehadiran di tengah rakyat yang sedang kesulitan adalah bentuk silaturahmi yang paling utama. Kami berharap Ibu Bupati tetap di Magetan dan memimpin langsung upaya penanganan banjir ini,” pungkas Rudi.
(Gun)





