![]() |
| Dr.Dyah Ayu Puspitaningarti Skm,M.kes, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Ponorogo ( Kanan) Diacara Pertemuan Koordinasi Antar Pelayan Kesehatan di Hotel Gajah Mada Ponorogo ,12 Februari 2026 |
Ponorogo,beritagress.com,- Guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang baik, terarah terukur dan tepat sasaran, Dinas kesehatan Ponorogo menggelar koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan baik di FKTP maupun di FKT utamanya fokus dalam penanganan kasus kasus risiko tinggi ibu dan anak dan sistem rujukan di kabupaten ponorogo pada Kamis 12 Februari 2026
Hal ini penting dilakukan agar bisa meningkatkan kualitas layanan di semua fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Ponorogo, termasuk peningkatan kompetensi petugas kesehatan, Meningkatkan kerjasama lintas fasilitas pelayanan kesehatan agar semua ikut berperan aktif dalam penanganan pelayananan kesehatan terutama Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Ponorogo serta Memotong estafet rujukan untuk mencegah keterlambatan penanganan kasus ibu dan anak serta menekan atau menurunkan jumlah angka kematian ibu,bayi dan prevalensi stunting.
![]() |
| Hadir Plt Bupati Ponorogo Hj Lisdyarita |
Dr.Dyah Ayu Puspitaningarti Skm,M.kes, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Ponorogo dalam keterangannya menyebut bahwa hal yang perlu kita lakukan adalah upaya meningkatkan sarana koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan (Yankes)baik di FKTP maupun di FKTL ,terutama dalam penanganan kasus risiko tinggi dan rujukan.
" Sarana koordinasi Itu penting kita lakukan, kita butuh informasi yang akurat, serta gerak cepat untuk menanggulangi apapun persoalan tentang kesehatan yang ada di masyarakat . Berikan pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat karena itu tugas kita ," tegas Ayu
Ayu menambahkan, Selain itu adalah memantapkan Gerakab BESTI PREN ( Bumil Sehat Stunting Turun di Dampingi Pendamping Keren)
sebagai pemberdayaan Masyarakat di bidang Kesehatan terutama untuk Kesehatan Ibu dan Anak.
Untuk diketahui berdasarkan data di Kabupaten Ponorogo tahun 2025 ada 96 kasus kematian bayi,turun dibanding tahun 2024 sebanyak 121 kasus.
Sementara untuk jumlah kematian Ibu ada penurunan yg cukup signifikan yaitu 11 ditahun 2024 menjadi 5 kasus kematian ditahun 2025
Dari catatan tersebut, Dinkes Ponorogo memberikan bukti nyata dan serius dalam pelayanan kesehatan. Dinkes Kabup Okaten Ponorogo membuktikan keberhasilannya dalam hal pelayanan kesehatan. Toh demikian masih perlu upaya yang lebih baik lagi untuk menurunkan seminimal mungkin kasus kematian ibu di Kabupaten Ponorogo.
Hadir dalam acara tersebut adalah Plt Bupati Ponorogo Hj Lisdyarita,
Perwakilan 32 Puskesmas ( Kepala Puskesmas, Bidan Koordinator, Petugas Promkes dan Petugas Gizi) ,Perwakilan 7 Rumah Sakit ( Petugas ruang peri dan ponek) sekabupaten Ponorogo. (Yogie)






