![]() |
| Gambar Ilustrasi |
Magetan, beritagress.com-Sejumlah wali murid mempertanyakan adanya dugaan pungutan parkir yang diberlakukan kepada siswa di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri di SMP N 1 Parang. Pungutan tersebut disebut dilakukan secara rutin setiap hari dengan nominal Rp. 1.000,- (seribu rupiah) permotor.
Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa dirinya merasa keberatan dengan adanya biaya parkir tersebut. Menurutnya, sekolah seharusnya memberikan fasilitas yang memadai tanpa membebani siswa dengan pungutan tambahan yang tidak memiliki kejelasan aturan.
“Kalau memang ada aturan resmi dan transparan mungkin tidak masalah, tapi ini kami sebagai orang tua merasa terbebani meskipun nominal tidak seberapa,"ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala SMP N 1 Parang, Suparno enggan memberikan tanggapan yang spesifik.
"Lebih jelasnya, koordinasi langsung sama Komite sekolah saja mas," ungkapnya
Sementara itu, Ketua Komite SMP N 1 Parang, Sukadi saat dihadirkan ke Sekolah membenarkan, bahwasanya murid yang membawa motor ada tarikan untuk parkir.
"Untuk pengelolaan semua sudah di urus sama OSIS, permotor Rp. 1000,- (Seribu Rupiah), jika semuanya bisa sampai 200 motor, bahkan hasil dari parkir ini semua pembukuan juga komplit,"bebernya, Jumat (13/2/2026)
Menurutnya, Hasil dari parkir tersebut akan digunakan untuk sosial.
"Selama ini kita gunakan untuk kebutuhan siswa seperti peralatan sekolah yang kurang mampu, bahkan hingga memberikan kebutuhan bagi masyarakat yang kurang mampu,"tambahnya
Meski beberapa alasan dan steatmen dari pihak sekolah, pihak sekolah hingga saat ini juga belum memberikan fasilitas gratis untuk parkir bagi siswa, meskipun baru perencanaan.
(Gun)





