Magetan, beritagress.com-Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Magetan kembali menggelar ruang bertumbuh bagi para pendidik melalui kegiatan Showcase Pembelajaran Mendalam.
Dipusatkan di Aula Dindik Magetan setempat, ajang berbagi praktik baik ini menampilkan karya, gagasan, dan inovasi pembelajaran dari 180 guru TK, SD, SMP, SMA, para Kepala Sekolah, serta 15 fasilitator, Sabtu (22/11/2025)
Senada dikatakan Kepala Dindikpora Magetan, Suwata, bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Magetan, khususnya Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, terus bergerak mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua.
"Para pendidik menampilkan beragam karya terbaik mulai dari pembelajaran berbasis lingkungan, proyek penguatan karakter, hingga pemanfaatan teknologi yang membuat proses belajar lebih hidup dan bermakna,"ucapnya
Menurutnya, setiap sudut pameran hadir dengan nuansa “Ngangeni”, penuh kreativitas, kehangatan, serta semangat kolaborasi. Inovasi yang dipamerkan bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga sumber inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya untuk terus berbenah, berkreasi, dan meningkatkan kualitas layanan belajar.
"Inilah wajah Magetan, daerah yang bergerak, berkarya, dan berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi generasi penerus."tambahnya
"Terima kasih kepada seluruh guru, kepala sekolah, dan semua pihak yang telah berpartisipasi. Semoga energi positif yang tercipta hari ini menjalar ke seluruh ruang kelas di Magetan dan menghadirkan pembelajaran yang semakin relevan, menyenangkan, dan bermakna. Mari bersama melangkah menuju pendidikan yang lebih maju." akhirnya
"Inilah wajah Magetan, daerah yang bergerak, berkarya, dan berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar terbaik bagi generasi penerus."tambahnya
"Terima kasih kepada seluruh guru, kepala sekolah, dan semua pihak yang telah berpartisipasi. Semoga energi positif yang tercipta hari ini menjalar ke seluruh ruang kelas di Magetan dan menghadirkan pembelajaran yang semakin relevan, menyenangkan, dan bermakna. Mari bersama melangkah menuju pendidikan yang lebih maju." akhirnya
(Gun)






