![]() |
| BRI Salurkan Bantuan CSR Alsintan |
Magetan, beritagress.com-Sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan sektor pertanian dan peningkatan produktivitas petani, BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada Kelompok Tani Karya Tani II, yang berlokasi di Desa Bulak, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin Cabang BRI Magetan, Anton Tisna Sumantri kepada Kelompok Tani Karya Tani II. Diketahui, bantuan yang diberikan berupa 1 unit kendaraan motor roda tiga merk Viar dan 1 unit genset 5 KVA, dengan total nilai bantuan sebesar Rp. 62 juta.
Anton Tisna Sumantri mengungkapkan, bahwa penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen BRI dalam mendukung pengembangan sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pedesaan.
“Melalui bantuan alsintan ini, kami berharap dapat membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian serta memperkuat semangat gotong royong dalam mengelola usaha tani,”ucap Anton Tisna Sumantri, Selasa (14/10/2025)
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Karya Tani II, Yudi Krisdiana menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh BRI.
“Bantuan dari BRI ini sangat bermanfaat bagi kami. Alat ini akan digunakan bersama oleh anggota kelompok untuk mendukung kegiatan pertanian, terutama dalam pengangkutan hasil panen dan pasokan energi di lapangan,” tuturnya
Melalui program TJSL, BRI terus berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor, termasuk pertanian, guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(Gun)
“Bantuan dari BRI ini sangat bermanfaat bagi kami. Alat ini akan digunakan bersama oleh anggota kelompok untuk mendukung kegiatan pertanian, terutama dalam pengangkutan hasil panen dan pasokan energi di lapangan,” tuturnya
Melalui program TJSL, BRI terus berkomitmen mendorong pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor, termasuk pertanian, guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(Gun)






