Magetan, beritagress.com-Bupati Magetan, Bunda Nanik Sumantri mewisuda Pranatacara. Sedikitnya ada 30 Pranatacara yang di wisudanya, Kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan.
Pranatacara merupakan istilah dalam budaya Jawa yang merujuk pada pembawa acara, atau Master of Ceremony (MC), yang bertugas mengatur dan memandu jalannya sebuah acara agar berlangsung tertib dan lancar, mulai dari pembukaan hingga penutupan. Peran ini sangat penting karena pranatacara menjadi penghubung antara rencana acara dan para hadirin.
Berhubungan dengan hal ini Paguyuban Pranatacara Magetan gandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan menggabungkan tiga momen sekaligus, wisuda siswa pasinaon pranatacara, serah terima jabatan ketua paguyuban pranatacara Magetan, serta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 paguyuban pranatacara Magetan.
Senada dikatakan Bupati Magetan, Nanik Sumantri, bahwa Adanya Pranatacara merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan dan mengembangkan adat budaya Jawa, khususnya seni pranatacara, agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi muda.
"Hal ini diharapkan dapat mendorong mereka untuk lebih mengenal dan mau mempelajari kekayaan budaya leluhur.
Dalam sambutannya, Bunda Nanik menyambut baik kegiatan ini. Ia menekankan bahwa seorang pranatacara atau pembawa acara adalah sosok yang akan menjadi perhatian publik, figur yang dekat dengan masyarakat, dan menjadi teladan," ucapnya
Lebih lanjut, Seorang pranatacara harus menjadi contoh dalam hal sopan santun, baik dalam berbicara, berpakaian, maupun berperilaku.
"Harapan kami, agar para pranatacara dan pemerhati budaya di Magetan terus belajar dan meningkatkan keterampilan mereka," pungkasnya
"Seni pranatacara di Magetan akan terus berkembang dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari identitas budaya daerah,"akhirnya
Sebagai informasi, selain prosesi wisuda dan serah terima jabatan, ditampilkan pula simulasi temu manten, yang menambah kental nuansa adat Jawa dalam acara tersebut.
(Gun)
"Harapan kami, agar para pranatacara dan pemerhati budaya di Magetan terus belajar dan meningkatkan keterampilan mereka," pungkasnya
"Seni pranatacara di Magetan akan terus berkembang dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari identitas budaya daerah,"akhirnya
Sebagai informasi, selain prosesi wisuda dan serah terima jabatan, ditampilkan pula simulasi temu manten, yang menambah kental nuansa adat Jawa dalam acara tersebut.
(Gun)






