Magetan, beritagress.com-Soal dugaan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Magetan semakin memanas.
Pasalnya, Pihak keluarga korban dan korban, Raden Roro Mida Royan Nugraha Ningrum, atau yang akrab di sapa Mida secara resmi sudah melayangkan laporan ke Polres Magetan.
Menurut Mida, sebelumnya keluarga dan dirinya sudah memberikan waktu kepada Kepala DPMPTSP Magetan agar meminta maaf secara terbuka, alhasil dari waktu yang sudah berjalan ini, belum ada respon etikat baik dari yang bersangkutan.
“Saya sudah memberikan kompensasi waktu kepada Kepala DPMPTSP untuk memenuhi permintaan kami, yaitu permintaan maaf ke saya dihadapan staff yang disaksikan oleh media, namung hingga saat ini belum ada respon. Dan kebetulan Kemarin sore saya resmi membuat laporan ke Polres Magetan, dan seluruh bukti sudah saya serahkan ke penyidik,” tegasnya, Rabu (27/8/2025).
Mida dan keluargapun berharap, dengan dilayangkan laporan tersebut aparat kepolisian dapat segera menindaklanjutinya.
"Proses penyelidikan dan penyidikan sangat penting agar kasus ini bisa terang benderang. Hukum yang kami tempuh ini semata-mata bukan hanya untuk saya pribadi, namung demi membersihkan nama baik keluarga kami,"tambahnya
Sementara itu, orang tua korban, R.M. Nugroho Yuswo Widodo, menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai belum menindaklanjuti laporan masyarakat secara serius.
“Setidaknya ada surat resmi yang memberitahukan laporan anak saya sudah ditindaklanjuti, itu sudah membuat kami tenang. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi dari Inspektorat. Bahkan pengajuan pengunduran diri anak saya sejak Kamis lalu juga belum direspons. Saya akan terus mengejar keadilan demi marwah dan nama baik keluarga,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Aida Ramlah, ibu korban, yang mengaku sangat terpukul dengan ucapan seorang pejabat publik terhadap anaknya.
“Secara pribadi saya mendidik anak dengan akhlak dan etika. Anak saya selalu berperilaku baik di lingkungan. Masa depan orang tua ada pada anak, dan saya sebagai ibu sangat terpukul dengan ucapan tersebut,”bebernya
(Gun)





