Magetan, beritagress.com-Bayi prematur memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman kita tentang perawatan bayi dan perkembangan anak. Mereka menyoroti pentingnya perawatan khusus, deteksi dini masalah kesehatan, dan peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal.
Berkaitan dengan hal ini, dalam memperingati Hari Anak Nasional ke-41, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan gelar Seminar Tolkshow dan Lomba yang bertema "Bayi Prematur, Anak Hebatku" yang di pusatkan di Magetan Park, Kamis (7/8/2025).
Kepala Dinas Kesehatan Magetan, dr. Rohmat Hidayat ketika dimintai keterangan mengungkapkan, bahwa dengan tema Bayi Prematur, Anak Hebatku ini dengan tujuan bayi yang dulunya lahir dengan kondisi prematur saat ini sehat dan kuat seperti anak-anak yang lainya.
"Berkat kerjasama dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan, dengan orang tua, dan tenaga kesehatan yang ada di Desa, anak-anak yang dulunya prematur Alhamdulillah dengan dirawat dan diasuh layaknya kasih sayang orang tua kepada anak saat ini mereka tumbuh kembang menjadi anak-anak yang sehat dan kuat. Dengan adanya seminar semacam ini, kita berupaya memberikan motivasi kepada masyarakat bahwasanya dengan pengetahuan yang baik tentang merawat bayi yang sehat, Insya Allah bisa dilakukan."beber dr. Rohmat Hidayat.
Lebih lanjut, selain seminar juga di lakukan kegiatan Tolkshow untuk pemantauan tumbuh kembang balita dan juga melakukan screening pendengaran pada balita.
"Sehingga dengan Narasumber yang kita hadirkan dari Dokter spesialis THT ini masyarakat dapat memahami, mendeteksi sejak dini, apakah bayinya yang lahir dulu prematur saat ini ada kelainan atau tidak. Sehingga, dengan kita mengetahui sejak awal mereka tetap bisa melakukan langkah-langkah tatalaksana sejak dini,"tambahnya
Dalam kegiatan ini sendiri, Dinkes Magetan menghadirkan 88 peserta yang terdiri dari perwakilan puskesmas-puskesmas yang ada di Magetan, yang masing-masing mengirimkan 1 bayi yang dulunya prematur dan saat ini kondisinya sehat.
"Dengan adanya peringatan Hari Anak Nasional ke-41 ini, harapan kami masyarakat semakin teredukasi tentang pentingnya menjaga kamuflase terhadap bayi, bagaimana mempersiapkan sejak dini mulai dari calon pengantin, sejak hamil, hingga melahirkan dengan pelajaran pola asuh yang benar tentu mendapatkan anak-anak yang sehat."
(Gun)
"Sehingga dengan Narasumber yang kita hadirkan dari Dokter spesialis THT ini masyarakat dapat memahami, mendeteksi sejak dini, apakah bayinya yang lahir dulu prematur saat ini ada kelainan atau tidak. Sehingga, dengan kita mengetahui sejak awal mereka tetap bisa melakukan langkah-langkah tatalaksana sejak dini,"tambahnya
Dalam kegiatan ini sendiri, Dinkes Magetan menghadirkan 88 peserta yang terdiri dari perwakilan puskesmas-puskesmas yang ada di Magetan, yang masing-masing mengirimkan 1 bayi yang dulunya prematur dan saat ini kondisinya sehat.
"Dengan adanya peringatan Hari Anak Nasional ke-41 ini, harapan kami masyarakat semakin teredukasi tentang pentingnya menjaga kamuflase terhadap bayi, bagaimana mempersiapkan sejak dini mulai dari calon pengantin, sejak hamil, hingga melahirkan dengan pelajaran pola asuh yang benar tentu mendapatkan anak-anak yang sehat."
(Gun)






