Ngawi, beritagress.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi lakukan evaluasi pelayanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia) dengan fokus penguatan layanan kesehatan jiwa, yang di pusatkan di Notosuman Hall, Watualang, Kabupaten Ngawi. Selasa (26/8/2025)
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan UKM dan UKP Dinkes Ngawi, Retno Dewi Sulistyorini menuturkan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu layanan lansia sekaligus mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Lansia di daerah.
“Jumlah penduduk lansia terus meningkat, sehingga tantangan kesehatannya juga semakin kompleks, tidak hanya fisik tetapi juga psikologis. Melalui evaluasi ini, kami berharap pelayanan kesehatan jiwa pada lansia bisa lebih optimal,”ucap Retno.
“Lansia yang sehat secara mental akan lebih mandiri dan kualitas hidupnya terjaga. Kami ingin pelayanan kesehatan tidak hanya fokus fisik, tetapi juga memperhatikan sisi psikologis” tambahnya
Tak hanya itu, Narasumber dalam kegiatan, Ayu Wulansari menambahkan, pentingnya kolaborasi untuk menekan deteksi dini gangguan mental pada lansia, seperti depresi, kecemasan, atau demensia.
“Kesehatan jiwa yang baik dapat memperpanjang kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari. Jika kondisi mental terjaga, otomatis kesehatan fisik mereka juga lebih stabil,” bebernya.
Sebagai informasi, Acara ini diikuti pelaksana program kesehatan lansia dari seluruh puskesmas di Ngawi, bidan desa, pemegang program kesehatan jiwa, serta perwakilan Forum Kabupaten Sehat.
Dinkes Ngawi mencatat capaian SPM pelayanan lansia pada 2025 masih berada di angka 61,56 persen dari 24 puskesmas, dengan variasi tertinggi 79,70 persen dan terendah 42,28 persen. Karena itu, evaluasi ini menjadi momentum untuk memperkuat strategi layanan, termasuk skrining jiwa rutin bagi lansia.
(Ning/Red)





