Ponorogo,beritagress.com,-Pemasangan kepala merak di puncak bangunan Museum Reog dan Museum Peradaban menarik ratusan warga untuk menyaksikan langsung momen bersejarah itu.
Di sekitar lokasi, dentuman kendang dan gemulai gerakan penari reog menambah semarak. Pedagang UMKM pun kebanjiran rezeki dari pengunjung yang memadati area.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyebut peristiwa ini sebagai “kado manis” bagi peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-529.
“Museum Reog dan Museum Peradaban menjadi tonggak baru pelestarian budaya Ponorogo,” ujar Kang Giri
Nantinya museum permanen di Sampung akan menyajikan sejarah Ponorogo secara utuh mulai dari pertanian, pendidikan, agama, ilmu pengetahuan, hingga transportasi. Bukan hanya memamerkan benda, tetapi membangun ruang belajar bagi generasi kini dan mendatang.
Dengan terpasangnya kepala merak, babak baru pelestarian budaya Ponorogo resmi dimulai sebuah warisan yang tak hanya dipandang, tetapi juga dipelajari dan dihidupkan ( Yogie)





