Pada kesempatan ini, peringatan HAN di Magetan digelar dengan berbagai kegiatan untuk mendorong partisipasi anak dan menjadikan mereka pelopor.
Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas P3AP2KB Magetan juga turut memeriahkan dan berikan partisipasi terhadap anak melalui puncak gebyar Anak Indonesia Bersaudara, yang di pusatkan di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan. Selasa (5/8/2025)
Ada beberapa poin penting ketika pelaksanaan Peringatan HAN di tahun 2025 ini, yaitu dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas terkait dengan beberapa instansi untuk memberikan ruang komunikasi melalui Forum Anak.
Menurut Plt. Kepala Dinas P3AP2KB Magetan, Miftahudin, bahwa dalam MoU tersebut ada beberapa aksen untuk memberikan partisipasi percepatan pemenuhan perlindungan atas perempuan dan anak.
"MOU percepatan pemenuhan perlindungan atas perempuan dan anak, ini mengandung hak anak yang ada 4 kategori seperti hak asuh, gak tumbuh kembang, hak partisipasi dan hak perlindungan. Untuk aksen nya salah satu contoh MoU dengan Pengadilan Negeri Agama Magetan, setiap tanggal 29 dari Dinas ataupun instansi diundang ke Provinsi atas inisiatif Pengadilan Negeri Agama Surabaya,"ucap Miftahudin
Lebih lanjut, melalui MoU-MoU seperti ini, diharapkan dapat menepis angka pernikahan anak usia dini semakin menurun, sehingga salah satu contoh melalui Pengadilan Agama dapat sekiranya memberikan pencegahan atau mempersulit pernikahan anak yang masih dibawah umur, selain itu dapat memberikan konseling sebelum pernikahan.
"Melalui MOU dengan dinas maupun instansi itu, kami punya 10 suara anak dari jenjang mulai tingkat Desa hingga ke Kabupaten, ini yang diperlukan untuk menjalin komunikasi melalui forum anak terhadap dinas ataupun instansi terkait,"pungkasnya
Sementara itu, Ketua Forum Anak Kabupaten Magetan, Raditya Putra Rahmatullah, di Hari Anak Nasional tahun ini, mereka berharap dapat memberikan pemenuhan kebutuhan anak.
"Ada beberapa poin penting yang kami suarakan, Yang paling urgent saat ini adalah bullying terhadap anak, kami berharap pemerintah dapat sekiranya menuntaskan permasalahan ini, dan kami saat ini hanya bisa mendampingi Pemerintah maupun Dinas terkait, kita sangat bersyukur kasus bullying hingga saat ini sudah ada penurunan."akhirnya
(Gun)
"Melalui MOU dengan dinas maupun instansi itu, kami punya 10 suara anak dari jenjang mulai tingkat Desa hingga ke Kabupaten, ini yang diperlukan untuk menjalin komunikasi melalui forum anak terhadap dinas ataupun instansi terkait,"pungkasnya
Sementara itu, Ketua Forum Anak Kabupaten Magetan, Raditya Putra Rahmatullah, di Hari Anak Nasional tahun ini, mereka berharap dapat memberikan pemenuhan kebutuhan anak.
"Ada beberapa poin penting yang kami suarakan, Yang paling urgent saat ini adalah bullying terhadap anak, kami berharap pemerintah dapat sekiranya menuntaskan permasalahan ini, dan kami saat ini hanya bisa mendampingi Pemerintah maupun Dinas terkait, kita sangat bersyukur kasus bullying hingga saat ini sudah ada penurunan."akhirnya
(Gun)






