Madiun,-beritagress.com,- Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas di Madiun Raya menggelar aksi solidaritas di kawasan Proliman Tugu Pendekar, Jumat (29/8/2025) malam.
Aksi damai ini digelar untuk mendoakan Affan Kurniawan (20), pengemudi ojol yang meninggal dunia saat mengikuti unjuk rasa di Jakarta Pusat.
Suasana hening berubah haru ketika doa dipanjatkan bagi almarhum, yang disebut sebagai simbol korban praktik represif aparat terhadap warga sipil.
Koordinator aksi, Ramadanu Wulan Wicaksono, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk persaudaraan dan kepedulian sesama pengemudi ojol di seluruh Indonesia.
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengenang almarhum Affan, tetapi juga untuk menegaskan bahwa solidaritas ojol tidak mengenal batas wilayah. Apa yang menimpa satu orang dari kami, menjadi duka bersama. Semoga kasus ini mendapat perhatian serius dan keadilan bisa ditegakkan,” ungkap Ramadanu.
Ia menambahkan, aksi yang digelar damai tersebut bertujuan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus doa untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan.
Ramadanu juga menyerukan transparansi aparat penegak hukum dalam mengusut kasus meninggalnya Affan.
“Tegakkan keadilan dan hukum para pelaku sesuai perbuatannya serta hukum harus transparan,” pungkasnya. (Fjr/gj)





