Magetan, beritagress.com-P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Magetan, khususnya untuk bidang SDA (Sumber Daya Air) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan saat ini telah mengikuti Bimtek (bimbingan teknis).
Bertempat di gedung pertemuan Dinas setempat, para P3K mengikuti Bimtek yang merujuk pada kegiatan pembekalan atau pelatihan bagi ASN P3K yang terkait dengan pengelolaan sumber daya air di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi ASN P3K dalam bidang SDA agar dapat menjalankan tugas dan fungsi mereka dengan baik.
Senada dikatakan Kabag SDA Dinas PUPR Magetan, Yuli K bahwa untuk memberikan bimbingan teknis operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi kepada juru pengairan baru Dinas PUPR melalui bidang SDA menghadirkan narasumber instruktur dari Provinsi Jawa Timur, Bapak Santoso Pribadi.
"Beliau yang sudah sangat berpengalaman di dalam mendidik, membimbing petugas pengairan yang ada di lapangan, sehingga, harapannya pelayanan terkait kelola sumber daya air yang ada di lapangan dapat berjalan baik, lancar, dan kondusif," ucapnya, Kamis (31/7/2025)
Menurutnya, Untuk meningkatkan SDM petugas pengairan yang ada di lapangan, Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan menggandeng Dinas SDA Provinsi Jawa Timur melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) OP irigasi tingkat juru pengairan, dari petugas teknis petugas IJTI yang telah diangkat menjadi P3K
"Dengan pembekalan ketrampilan, keilmuan, dan pengalaman yang memadai dengan mendatangkan narasumber yang ahli dibidang operasional dan jaringan irigasi, petugas pengairan yang baru dapat segera melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal di lapangan, khususnya sebagai juru pengairan."tambahnya
Lebih lanjut, Ini merupakan ujung tombak dinas PUPR khusunya bidang SDA yang ada di lapangan, karena mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya para pemanfaat air, Kemudian dari pihak pemerintahan desa, sehingga dengan dibekali pengalaman, keilmuan dan ketrampilan ini, teman-teman pengairan petugas lapangan yang baru bisa menyesuaikan diri mengikuti situasi dan kondisi yang ada di lapangan.
"Sehingga permasalahan tata kelola yang berhubungan dengan pengairan di lapangan bisa mudah dan cepat di dalam penangananya, karena sudah ada tenaga-tenaga pengairan di lapangan yang lain, dan selalu mengupdate selalu ke dinas PUPR bidang SDA."akhirnya
(Gun/spr-red)
"Dengan pembekalan ketrampilan, keilmuan, dan pengalaman yang memadai dengan mendatangkan narasumber yang ahli dibidang operasional dan jaringan irigasi, petugas pengairan yang baru dapat segera melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal di lapangan, khususnya sebagai juru pengairan."tambahnya
Lebih lanjut, Ini merupakan ujung tombak dinas PUPR khusunya bidang SDA yang ada di lapangan, karena mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya para pemanfaat air, Kemudian dari pihak pemerintahan desa, sehingga dengan dibekali pengalaman, keilmuan dan ketrampilan ini, teman-teman pengairan petugas lapangan yang baru bisa menyesuaikan diri mengikuti situasi dan kondisi yang ada di lapangan.
"Sehingga permasalahan tata kelola yang berhubungan dengan pengairan di lapangan bisa mudah dan cepat di dalam penangananya, karena sudah ada tenaga-tenaga pengairan di lapangan yang lain, dan selalu mengupdate selalu ke dinas PUPR bidang SDA."akhirnya
(Gun/spr-red)






