![]() |
| Mediasi Berlangsung Dibalai Desa Bangunsari Pacitan |
Pacitan, beritagress.com,- Diduga ada Kisah asmara dengan warganya, (RU) Kasun dukuh Pendem Desa Bangunsari Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan diprotes warga
Bukan karena apa, Ratusan warga tersebut pingin RU dicopot sebagai kasun lantaran berbuat asusila.
Mediasipun digelar Dibalai desa, Namun mediasi berjalan terjal karena kedua belah pihak ngotot saling pembenaran diri kendati dalam mediasi tersebut dihadiri beberapa tokoh penting seperti kepala desa, camat serta pihak kepolisian serta babinsa.kamis
(31/7)
Badrul Amali kuasa hukum masyarakat Dusun Pendem mengatakan bahwa kepala Dusun Pendem berkenan mengundurkan diri sebagai Kepala Dusun Pendem karena diduga melakukan perzinaan dengan warganya,
"Memang benar, Barang bukti berupa pesan singkat WhatsApp,dan pengakuan dari kasun sendiri telah melakukan perzinahan selama dua kali, dan hal ini disampaikan dalam rapat keluarga dan perwakilan tokoh pada ( 6/7/25) kemarin ,” ujar Badrul.
Badrul Amali menegaskan jika dalam waktu tiga hari kepala Dusun Pendem tidak mengundurkan diri maka kami akan melaporkan Kasun tersebut ke pihak kepolisian dengan tuduhan undang undang perzinaan dengan istri orang yang di atur dalam pasal 284 KUHP yang mengatur tentang perzinaan.
"Jika terbukti bersalah , pelaku perzinaan dapat di kenakan pidana penjara selama sembilan bulan ,” jelasnya
Dilain pihak, Samsudin ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI)Kabupaten Pacitan mengatakan bahwa Kasun tersebut adalah anggota PPDI yang masih aktif maka sebagai ketua Kabupaten akan membantu proses kasus ini dan memberikan dukungan moral serta semangat kepadanya ,”tegasnya
Sementara itu, Jumikin selaku pejabat sementara Kepala Desa Bangunsari berpesan kepada masyarakat Dusun Pendem khusus Desa Bangunsari berharap sabar menunggu proses.
Saya berharap masyarakat tenang, Jangan mudah terprovokasi.Kita serahkan ke kuasa hukumnya masing- masing. Semoga ada titik terang dan solusi yang terbaik.
"Tetap aktivitas seperti biasa Karena masih banyak tugas yang harus kita selesaikan menjelang HUT RI yang ke 80 ini. Mari kita ciptakan desa ini aman dan kondusif." tegas kepala desa (Yogie)





