![]() |
| Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustika Aji, |
Pacitan,beritagress.com,Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan mendapat apresiasi luas atas keberhasilannya menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan dalam tiga tahun terakhir.
Berdasarkan data resmi, prevalensi stunting di Pacitan yang sebelumnya mencapai 20,3% pada tahun 2022, sempat naik menjadi 20,9% pada tahun 2023, namun kemudian menurun drastis menjadi 11,8% pada tahun 2024.
Penurunan ini menjadi pencapaian luar biasa dan merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, mulai dari petugas kesehatan di lapangan, kader posyandu, hingga dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustika Aji, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini.
“Ini adalah hasil dari kerja kolektif semua pihak. Kami terus memperkuat intervensi spesifik dan sensitif, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, peningkatan cakupan ASI eksklusif, perbaikan gizi balita, hingga edukasi kepada ibu hamil. Pendekatan berbasis keluarga dan komunitas sangat berperan dalam penurunan stunting ini,” ujar dr. Daru Mustika Aji.
Ia menambahkan, pencapaian ini tidak membuat Dinkes berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus mempertahankan bahkan menurunkan angka stunting lebih jauh lagi menuju target nasional.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Pacitan memberikan penghargaan kepada tim Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan yang telah berkontribusi aktif dalam penanganan stunting di wilayah tersebut.
Ke depan, Dinkes Pacitan akan memperluas program intervensi dengan pendekatan kolaboratif, termasuk menggandeng sektor pendidikan dan organisasi masyarakat untuk memastikan tumbuh kembang anak Pacitan tetap optimal.(cak met)






