![]() |
| Massa Berorasi di Gedung DPRD Ponorogo |
Ponorogo,beritagress.com,-Hari ini, Senin (28/4)Aksi protes ratusan warga Desa Temon tidak hanya ke kantor kejaksaan,Namung mereka juga menggeruduk ke gedung DPRD Ponorogo untuk menyampaikan uneg-unegnya.
Mereka mendesak agar dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) oleh Kepala Desa Temon segera diusut tuntas. Tak hanya itu, pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang berdiri sejak 2018 hingga 2024 juga disoal lantaran tidak pernah ada laporan pertanggungjawaban yang transparan kepada warga.
Dengan membawa spanduk dengan nada kecaman, warga Temon meminta pemerintah untuk mengusut tuntas persoalan didesanya.
Guna melengkapi bukti mereka membawa sejumlah dokumen bukti dugaan pelanggaran yang beratnya mencapai beberapa kilogram. Dokumen itu diserahkan langsung ke Seksi Pengaduan (SPKT) Kejari Ponorogo dan diterima oleh Kasi Pidsus Ivan Yoko Wibowo bersama Kasi Intel Agung Riyadi
Arif Santoso, salah satu orator aksi, menegaskan kekecewaan mendalam warga terhadap pemerintahan desa Temon. Ia menilai selama ini pengelolaan keuangan desa dilakukan tidak transparan dan penuh rekayasa.
Mulai dari penggunaan dana desa, ADD, sampai pengelolaan Bumdes semuanya tidak transparan.
"Bukti-buktinya sudah kami serahkan ke aparat penegak hukum," ujarnya
Anik Suharto wakil pimpinan DPRD menerima berkas dokumen dugaan korupsi kades Temon dari masyarakat desa Temon
"Intinya laporan kita terima. Tapi kami perlu telaah dan pelajari terlebih dahulu. Bila ada indikasi penyelewengan, pasti akan kami tindaklanjuti dengan penyelidikan," tegas Ivan Yoko Wibowo kepada wartawan usai menerima perwakilan warga.
Dalam audiensi tersebut, Anik menyatakan lembaganya siap mengawal aspirasi warga hingga tuntas. Ia menegaskan, meski proses hukum tengah berjalan, DPRD tetap memiliki kewajiban moral untuk memastikan pelayanan publik di tingkat desa berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
"Kami di DPRD berkomitmen mengawal tuntutan ini. Aspirasi warga akan kami tindaklanjuti agar pemerintahan desa bisa kembali berjalan dengan baik dan akuntabel," ujar Anik di hadapan perwakilan warga. ( Yogie)





