Dengan konsep bertemakan Halal Bihalal Komunitas Reog Ponorogo "Magetan Mberang Kulon". Hal ini sebagai wujud partisipasi untuk menjadikan wujud nyata guna bersinergi antara pelestarian budaya lokal dan penguatan sektor pariwisata berbasis lingkungan.
Senada dikatakan Pengelola Kebun Refugia Magetan, Lulus Supriyanto, bahwa dengan hadirnya Kebun Refugia Magetan ini diharapkan dapat menghadirkan nuansa hijau dan edukatif di tengah-tengah semarak budaya tradisional.
“Pagelaran reog di Kebun Refugia Magetan bukan hanya untuk promosi, tapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni budaya lokal. Kami ingin menunjukkan bahwa wisata berbasis edukasi dan pelestarian lingkungan juga bisa berjalan seiring dengan kekayaan budaya daerah,” ucap pengelola Kebun Refugia Magetan ketika dimintai keterangan di Kebun Refugia Magetan, Jumat (18/4/2025)
Lebih lanjut, Di Kebun Refugia Magetan ini juga telah tersedia pula layanan informasi digital melalui barcode dan Taplink, yang memudahkan wisatawan untuk mengakses berbagai layanan dan fasilitas yang ditawarkan Kebun Refugia.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dengan Penggiat Seni reog ini pihaknya berharap bisa menjadikan inspirasi untuk masyarakat, tak hanya budaya saja akan tetapi Kebun Refugia Magetan bisa menjadikan simbol pembangunan berkelanjutan.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mencintai budaya sekaligus peduli terhadap kelestarian alam. Kebun Refugia kini bukan hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga simbol komitmen Magetan terhadap pembangunan berkelanjutan,"tutupnya
(Gun).






