![]() |
| Momentum Warga Binaan Rutan Magetan Ketika Mengikuti Tausiyah. |
Magetan, Beritagress.com-Momen Nuzulul Qur'an di Rutan Kelas IIB Magetan terasa semakin khidmat dengan digelarnya Pondok Ramadan dan peringatan bacaan dan simakaan Qur'an.
Terlihat, sejak pagi warga binaan mengikuti serangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah, tausiyah, serta doa bersama. Kegiatan ini berlanjut hingga malam hari dengan khatmil Al-Qur’an di Aula Rutan setempat.
Menjelang waktu berbuka, suasana semakin khusyuk dengan momen syukuran khatam Al-Qur’an. Acara kemudian ditutup dengan buka bersama antara warga binaan dengan petugas Rutan Magetan, hal ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan dalam nuansa Ramadan.
Senada dikatakan Kepala Rutan Kelas IIB Magetan, Ari Rahmanto, bahwa Ramadhan dapat menjadi momentum bagi warga binaan untuk meningkatkan ibadah dan mengambil hikmah dari setiap kegiatan yang ada.
![]() |
| Ari Rahmanto Kepala Rutan Kelas IIB Magetan |
"Diharapkan di bulan penuh berkah, bulan Ramadan, warga binaan makin meningkatkan lagi ibadah dan mengambil hikmahnya. Mungkin beda kita sama di luar, di sini kegiatan apapun bisa dilaksanakan untuk meningkatkan ibadah dalam Ramadan," ucap Ari rahmatno, Senin (17/3/2025).
Lebih lanjut, Selain kegiatan hari ini Rutan Magetan juga rutin mengadakan ibadah tarawih dan tadarus setiap malam. Pada siang hari, berbagai aktivitas keagamaan seperti kajian di masjid, pembinaan dari Kemenag, serta bimbingan mengaji dari warga binaan di blok pesantren juga terus dilakukan.
"Ketika siang hari, teman-teman dari warga binaan ada yang baca Al-Qur’an juga, dari blok pesantren, ada yang mengajar dari situ, dan kita siapkan sampai sore di masjid," tambah Ari.
"Dengan berbagai kegiatan ini, Rutan Magetan berharap Ramadan menjadi momentum bagi warga binaan untuk lebih mendalami nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kualitas ibadah sebagai umat muslim,"tutupnya.
(Gun)
Lebih lanjut, Selain kegiatan hari ini Rutan Magetan juga rutin mengadakan ibadah tarawih dan tadarus setiap malam. Pada siang hari, berbagai aktivitas keagamaan seperti kajian di masjid, pembinaan dari Kemenag, serta bimbingan mengaji dari warga binaan di blok pesantren juga terus dilakukan.
"Ketika siang hari, teman-teman dari warga binaan ada yang baca Al-Qur’an juga, dari blok pesantren, ada yang mengajar dari situ, dan kita siapkan sampai sore di masjid," tambah Ari.
"Dengan berbagai kegiatan ini, Rutan Magetan berharap Ramadan menjadi momentum bagi warga binaan untuk lebih mendalami nilai-nilai keagamaan dan meningkatkan kualitas ibadah sebagai umat muslim,"tutupnya.
(Gun)






