Magetan, beritagress.com-Program pembinaan di ruang lingkup Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur ditahun 2025 terus berjalan dengan baik.
Sama dengan di tahun 2024 lalu, Rutan Kelas IIB Magetan juga memperketat keamanan guna komitmen menuju "Zero Halinar" (bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba).
Hal Ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari praktik-praktik penyimpangan.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Magetan, Andy Sulistiawan saat ditemui diruang kerjanya menuturkan, bahwa untuk tahun 2025 ini minimal selama sebulan akan dilaksanakan 8 kali penggeledahan di kamar hunian.
"Kalau berbicara soal pembinaan, rencananya akan bekerjasama dengan Disnaker Magetan dalam melakukan pembinanaan yang berkaitan dengan pelatihan pekerjaan, seperti Las dan Barbershop, dan itu tinggal menunggu pelaksanaan dari Disnaker Magetan sendiri," ungkap Andy Sulistiawan, Kamis (16/01/2024)
Lebih lanjut, Kata Andy Untuk pembinaan berkaitan dengan keagamaan, Rutan Kelas IIB Magetan tetap menggandeng beberapa tokoh agama.
"Pondok Pesantren di Temboro dan Kemenag Magetan bagi yang beragama Islam. Dan untuk Nasrani juga ada pembinaan keagamaan."pungkasnya
Masih kata Andy, Pihaknya juga memanfaatkan beberapa lahan kosong untuk tempat budidaya tanaman sayur yang kemudian dipanen dan dikonsumsi oleh warga binaan Rutan Magetan. Tak hanya itu saja, hal yang paling penting untuk keamanan sendiri di Rutan Kelas IIB Magetan kembali menggunakan fasilitas x-Ray yang dulu sempat rusak.
"X-Ray ini sebetulnya sudah ada sejak tahun 2022 yang lalu, dan diakhir 2023 sampai 2024 itu rusak dan sedang diperbaiki, yang akhirnya mesin x-Ray itu kembali kita gunakan mulai Desember 2024," tambahnya
"Kapasitas pengecekan menggunakan mesin x-Ray ini sekitar 5 kilo, mulai dari makanan, barang bawaan, hingga sepatu pengunjung itu nanti juga akan dicek menggunakan mesin x-Ray, sedangkan pengunjungnya itu nanti akan dicek secara langsung oleh petugas. Tentunya ini semua komitmen menuju zero halinar sesuai arahan dari pusat,"tutup Andy.
(Gun)
"X-Ray ini sebetulnya sudah ada sejak tahun 2022 yang lalu, dan diakhir 2023 sampai 2024 itu rusak dan sedang diperbaiki, yang akhirnya mesin x-Ray itu kembali kita gunakan mulai Desember 2024," tambahnya
"Kapasitas pengecekan menggunakan mesin x-Ray ini sekitar 5 kilo, mulai dari makanan, barang bawaan, hingga sepatu pengunjung itu nanti juga akan dicek menggunakan mesin x-Ray, sedangkan pengunjungnya itu nanti akan dicek secara langsung oleh petugas. Tentunya ini semua komitmen menuju zero halinar sesuai arahan dari pusat,"tutup Andy.
(Gun)






