Magetan, beritagress.com-Meski baru pertama digelar, Fun Fighting Magetan mampu gaitkan animo atlet dan masyarakat yang menyaksikan.
Fun Fighting yang didominasi untuk penjaringan atlet tarung bebas cabang olah raga (cabor), Muatai, Wushu dan MMA ini diprakarsai Komite olahraga rekreasi masyarakat indonesia (Kormi) Magetan, yang bekerjasama dengan Camp Jalak Lawu dan Kelurahan Kebonagung, Magetan.
Senada dikatakan Pembina Camp Jalak Lawu sekaligus Panitia Fun Fighting, Kuncoro. Bahwa kebetulan pihaknya membidangi 4 cabor tersebut untuk pembinaan.
"Kebetulan kami membidangi 4 cabor ini sebagai pembinaan, dan di Magetan sendiri kami rasa animo masih kurang peminatnya, oleh sebab itu, kami mencoba mensosialisasikan tarung bebas dari ketiga cabang olah raga melalui fun fighting ini," ucap Kuncoro di sela-sela kegiatan yang dipusatkan di Halaman Pasar Baru Magetan, Sabtu (7/12/2024)
Lebih lanjut, kata Kuncoro. Dalam fun fighting ini, terdapat 6 kelas, akan tetapi dipecah menjadi 10 kelas.
"Sebetulnya ada kelas yang sama, akan tetapi akan kita sesuaikan ada kelas A dan kelas B, untuk kriterianya umur sendiri maksimalnya 35 dan minimal diumur 17 tahun, tetapi untuk cabor sendiri sebenarnya tidak ada umur yang signifikan, 8 tahunpun kami sudah bisa mengikuti cabor tersebut, dan pada malam ini ada 22 peserta yang dibagi menjadi 11 partai," bebernya
Sementara itu dilain sisi, Ketua Komite olahraga rekreasi masyarakat indonesia (Kormi), Yok Sujarwadi, pihaknya mensuport dan berikan apresiasi dengan adanya Fun Fighting ini.
"Kami selaku Kormi Magetan sangat mensuport, seperti yang kita ketahui bersama dalam Porda Jawa Timur, tarung bebas Magetan telah mendapatkan 2 medali emas, dengan apresiasi tersebut kita terus mengupayakan pengenalan terhadap masyarakat ditingkat sekolah, dan kemungkinan di tahun depan kita menjadi tuan rumah dalam kompetisi yang lebih besar," ucapnya.
"Dan mungkin untuk sarana dan prasarananya kedepan akan kita upayakan dari Kormi dan Pemda melalui Dinas Pendidikan dan Olah raga Magetan,"tutupnya
(Gun)
"Dan mungkin untuk sarana dan prasarananya kedepan akan kita upayakan dari Kormi dan Pemda melalui Dinas Pendidikan dan Olah raga Magetan,"tutupnya
(Gun)






