Magetan, beritagress.com-Dalam rangka menyambut libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 pada sektor pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Magetan tengah meng- godok berbagai persiapan.
Melalui Koordinasi yang dikemas dalam Forum Group Diskusi (FGD), dengan menghadirkan para pelaku usaha, para jasa pelaku usaha pariwisata, influenser, dan beberapa OPD terkait serta TNI /Polri ini diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat maupun wisatawan agar betah dan mempunyai rasa kangen terhadap Magetan.
Selain itu, koordinasi yang dikemas dalam FGD ini untuk mengajak dalam berbagai persiapan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang untuk meminimalisir kegiatan yang berdampak buruk pada tempat keramaian atau tempat wisata yang ada di Kabupaten Magetan.
Senada dikatakan Kepala Disbudpar Magetan, Joko Trihono, bahwa dalam pelaksanaan hari libur Nataru pihaknya mengajak beberapa sektor agar selalu menerapkan Sapta Pesona (aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan) dalam memberikan pelayanan prima kepada wisatawan ketika berkunjung ke Magetan
"Sesuai Surat Edaran (SE) ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh Pelaku wisata, selain menerapkan Sapta Pesona, diharapkan juga untuk melakukan promosi secara kreatif dan inovatif, seperti menyediakan informasi yang akurat dan terbaru bagi wisatawan, membuat konten yang menarik di media sosial, Dapat bekerjasama dengan infulencer untuk meningkatkan popularitas destinasi wisata atau usaha pariwisata, serta Membuat program khusus berupa promo atau diskon,"beber Joko Trihono ketika memberikan paparan yang di pusatkan di Rumah Makan Harmada Joglo, Magetan, Kamis (19/12/2024)
Ditambahkan Joko, untuk memeberikan kenyamanan pengunjung wisatawan, baik lokal maupun luar daerah kita dan pengelola wisata juga telah menyiapkan tempat parkir yang memadai, kamipun juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian maupun Dinas Perhubungan sesuai tupoksinya yaitu pengaturan lalu lintas.
"Pun demikian juga memberikan kepastian dan stabilitas harga kepada wisatawan dengan cara menerapkan harga yang wajar sesuai dengan kepatutan ini nanti kira bekerjasama juga dengan Dinas Perdagangan, kemudian terkait pengelolaan sampah kita juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,"tambahnya
"Seperti menyiapkan mitigasi bencana pada masing-masing obyek wisata, terutama pada lokasi yang rawan bencana, tak lepas juga peran penting media sebagai partner yang selalu update pemberitaan yang positif, dengan adanya FGF bersama pelaku usaha, Dinas terkait, TNI/POLRI serta pelaku jasa wisata kita bersama-sama memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat dan wisatawan yang kemudian mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa ketika di Magetan ini,"tutupnya.
"Pun demikian juga memberikan kepastian dan stabilitas harga kepada wisatawan dengan cara menerapkan harga yang wajar sesuai dengan kepatutan ini nanti kira bekerjasama juga dengan Dinas Perdagangan, kemudian terkait pengelolaan sampah kita juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,"tambahnya
"Seperti menyiapkan mitigasi bencana pada masing-masing obyek wisata, terutama pada lokasi yang rawan bencana, tak lepas juga peran penting media sebagai partner yang selalu update pemberitaan yang positif, dengan adanya FGF bersama pelaku usaha, Dinas terkait, TNI/POLRI serta pelaku jasa wisata kita bersama-sama memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat dan wisatawan yang kemudian mendapatkan pengalaman yang sangat luar biasa ketika di Magetan ini,"tutupnya.
(Gun)






