Magetan, beritagress.com-Akhir-akhir ini, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Magetan dan beberapa timses dari salah satu paslon di Magetan digiring opini tulisan oleh beberapa media.
Mengerucut dengan opini tulisan tersebut, ditambah dengan foto yang telah tersebar di Watshapp Group, terlihat salah satu anggota Bawaslu Magetan telah asik menikmati makan di salah satu rumah makan di wilayah Solo dengan beberapa timses dan pendukung dari salah satu Paslon Pilkada Magetan. Dari hal itulah timbul pandangan yang berbeda oleh masyarakat.
Tak terkecuali ketika ditemui di salah satu warung di magetan. dari salah satu Timses Paslon, Ahmad Setiawan yang akrab disapa Wiryo. Dirinya membantah persepsi negatif dari beberapa masayarakat.
"Pertemuan kami dengan salah satu anggota Bawaslu Magetan waktu ke solo kemarin itu hanya untuk surve harga alat musik, dan itu sama sekali tidak membahas tentang politik, apalagi menyinggung ataupun menanyakan terkait Pilkada, sekaligus kita minta penawaran dari toko berkaitan dengan organisasi kita di luar urusan pilkada.” Ucap Wiryo.Kamis (07-11-2024)
“Dan sangat cukup jelas, bahwasanya Kopikir ini merupakan salah satu komunitas musik yang ada di Magetan, dan dalam komunitas ini salah satu anggotanya sekarang menjabat sebagai salah satu anggota di Bawaslu Magetan. Dan perlu diketahui lagi, salah satu anggota bawaslu itu, jika dikalkulasikan waktu jauh lebih awal beliau itu masuk dalam komunitas kami dari pada menjadi anggota Bawaslu Magetan.” Beber Wiryo
Disinggung soal pemberitaan terkait foto yang sudah beredar dan beberapa persepsi orang lain atas kedekatan dirinya dan salah satu anggota Bawaslu Magetan, Wiryo berpendapat bahwasanya itu memang wajar, apalagi mendekati dengan Pilkada 2024 ini.
“Ya karena ini ditahun politik hal yang apapun yang berkaitan dengan politik pasti dikait-kaitkan, dan kita menyikapinya dengan kepala dingin, mencuatnya hal ini itu ketika kami menerima konfirmasi dari awak media itu pada beberapa hari yang lalu. Jadi saya dan Beliau bertepatan hadir di rapat KPU, dan kamipun menerima konfirmasi dari teman-teman media, ya kami sampaikan terus terang saja bahwa memang betul kegiatan kita ketemu disana itu memang betul, tapi konteksnya itu membicarakan perihal Kopikir bukan masalah Politik,” kata Wiryo.
Lebih lanjut, kata Wiryo. Paling tidak seharusnya dikonfirmasi terlebih dahulu ke Kita sebelum pemberitaan itu dipublikasikan, dan teman-teman di Magetan itu juga sudah tau didalam Kopikir itu ada siapa saja.
“Paling tidak harusnya dikonfirmasi terlebih dahulu ke kita, sebetulnya teman-teman di Magetan itu banyak yang sudah tahu. Berkaitan karena momentum politik saja, jadi di arah-arahkan, di kait-kaitkan, dan menggiring opini. Kalau bagi kami (Kopikir) itu tidak ada efek apa-apa, kepaslonpun saya rasa juga tidak berpengaruh, akan tetapi ke pribadinya Beliau lah sebagai anggota Bawaslu Magetan, dan etisnya teman-teman itu seharusnya konfirmasi dulu ke kami yang belum paham dengan Kopikir, dan karena ini produk politik ya akhirnya jadi hal yang harus tidak bisa abu-abu lagi, hitam atau putih kan gitu,”pungkasnya.
(Gun)





