![]() |
| Kelompok Wanita Tani Srikandi Mambil Bikin Olahan Aneka Makanan Dari Ikan Lele |
Ponorogo,beritagress.com,- Wajah sumringah ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Mambil, Desa Gandu, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo ini setelah berhasil membuat aneka makanan yang berbahan dari ikan lele
Kepala Desa Nasrululloh menjelaskan, pembuatan kripik dari kulit lele, dagingnya untul pembuatan pentol, dan tulangnya juga bisa di buat untuk stik, " Luar biasa, dan ini yang pertama kali sejak KWT Srikandi Mambil dikukuhkan beberapa waktu lalu." Jelas Nasrululloh
Dengan semangat kebersamaan, kata Kepala Desa Gandu KWT Srikandi Mambil akan terus melakukan yang terbaik untuk membantu ketahanan pangan di desanya.
“Semoga dengan kerja keras yang kami lakukan, dapat membantu mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Ponorogo,” harapnya.
![]() |
| Dijamin Lezat Hasil Olahan Aneka Makanan Dari Tangan Trampil Srikandi Mambil |
Nasrulloh mengaku bersyukur atas inovasi yang telah dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) yang telah memanfaatkan ketahanan pangan dan perikanan di Kabupaten Ponorogo.
Ini merupakan bukti nyata dari KWT Srikandi Mambil yang telah membantu Pemerintah dalam program ketahanan pangan di masa sekarang dan yang akan datang” kata Nasrululloh
“Saya bangga atas kerja keras KWT Srikandi Mambil bersama dengan Dinas Pertanian ketahanan Pangan dan Perikanan, dan saya berharap kegiatan yang dilakukan ibu-ibu di Desa Gandu ini, menjadi contoh bagi KWT yang ada di Desa lain,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Ponorogo, mendukung penuh terbentuknya Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Mambil di Desa Gandu, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.
Kaum ibu yang bergabung di KWT akan layak disebut sebagai duta pertanian berbasis komoditi makanan karena akan banyak kreasi dan inovasi yang akan tercipta, apalagi referensi pertanian ketahanan pangan rumahan sangat mudah didapat. Tak hanya sayuran dan tanaman hias, juga perikanan dengan berbagai media untuk konsumsi keluarga.
Ia berharap, KWT Desa Gandu , dapat membentuk suatu lembaga yang solit dan kepengurusan yang baik agar bisa mengikuti pelatihan-pelatihan yang dapat mendukung pelaksanaannya.
“Penyuluh pertanian diharapkan mendukung secara optimal kegiatan kaum ibu dan KWT mengoptimalkan potensi perikanan lele untuk mendukung mandiri pangan , pungkasnya.(Nda)






