Magetan, beritagress.com-Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPP dan PA) Kabupaten Magetan saat ini telah gencar lakukan percepatan penanganan stunting
Salah satunya dengan kegiatan melalui rakor stakeholder dan penguatan TPK yang dipusatkan digedung pertemuan Desa Duyung, Takeran, Magetan, Selasa (15/10/2024)
Rakor dan penguatan TPK ini sebagai wadah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan TPK dalam melaksanakan pendampingan terhadap keluarga beresiko stunting. Terutama terkait pengukuran tinggi, berat badan, lingkar kepala, lingkar lengan atas dan sebagainya.
Senada dikatakan Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas PPKB PP dan PA Magetan, Drs. Achmad Salim, bahwa pihaknya saat ini telah gencar melakukan evaluasi pendampingan.
"Seperti evaluasi Elsimil, evaluasi data instrumen pendampingan TPK BKKBN Provinsi Jatim, dan evaluasi bumil dan pasca salin ini adalah tugas utama tim pendamping keluarga,"ucapnya
Lebih lanjut, Dalam rangka memperkuat pelaksanaan tugas pendampingan keluarga, setiap tenaga dalam Tim Pendamping Keluarga memiliki pembagian peranan.
"Seperti Bidan sebagai koordinator pendampingan keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan, Kader/Pengurus TP PKK Tingkat Desa/Kelurahan sebagai penggerak dan fasilitator (mediator) pelayanan-pelayanan bagi keluarga, serta Kader KB sebagai pencatat dan pelapor data/perkembangan pelaksanaan pendampingan keluarga dan/atau kelompok sasaran,"tambahnya
"Melalui orientasi TPK ini diharapkan peserta mampu menyerap materi yang disampaikan dan yang lebih penting terjadi penurunan prevalensi Stunting di Kabupaten Magetan, dan dapat tercapai target pada tahun 2024 sebesar 14%."tutupnya
(Gun)





