Magetan, beritagress.com-Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan (DLHP) laksanakan lomba cipta menu dan masak berbahan pokok rebung (bambu muda).
Agenda tersebut menjadi salah satu rangkaian dalam Festival Bambu 2024, dengan tema "Magetan Djadoel", yang dipusatkan di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan.
Terlihat saat lomba cipta menu berbahan rebung ini, Ibu-ibu dari berbagai kalangan sudah disibukan dengan bahan baku yang akan ditampilkan, dengan berbahan rebung ini, ibu-ibu ditantang bisa berkreasi dengan sedemikian rupa berbentuk olahan makanan yang enak dan lezat tentunya, selain itu juga memastikan olahan berbahan rebung ini bergizi seimbang dengan nuansa sajian yang unik dan menarik.
Menurut Kepala DLHP Magetan, Saif Muchlisun, bahwa adanya lomba memasak berbahan rebung tersebut, selain rangkaian Festival Magetan Djadoel juga sebagai ajang promosi ikon nya bambu Magetan.
"Melalui kreasi masak berbahan baku rebung ini menjadi salah satu media promosi dan mengenalkan ikon bambu Magetan ke khalayak umum,"Ucap Saif Muchlisun saat dimintai keterangan disela-sela kegiatan. Jumat (2/8/2024)
Ditambahkan olehnya, Bahan pokok dalam lomba memang dari rebung, akan tetapi untuk jenis rebung itu sendiri berbeda dengan rebung-rebung yang lain.
"Untuk jenis rebungnya kita sediakan sendiri, yaitu jenis rebung cendani atau jepang, dan untuk penilaian kita juga menghadirkan Chef yang benar-benar khusus."tambahnya.
Lebih lanjut, Pihaknya berharap jika dikembangkan lebih jauh, maka olahan itu dapat dioptimalkan sebagai produk usaha rumah tangga.
“kami berharap setelah menghasilkan inovasi produk berbahan baku rebung ini, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk usaha tambahan dan tentunya akan menghasilkan nilai jual yang tinggi.''harapnya.
(Gun)
"Untuk jenis rebungnya kita sediakan sendiri, yaitu jenis rebung cendani atau jepang, dan untuk penilaian kita juga menghadirkan Chef yang benar-benar khusus."tambahnya.
Lebih lanjut, Pihaknya berharap jika dikembangkan lebih jauh, maka olahan itu dapat dioptimalkan sebagai produk usaha rumah tangga.
“kami berharap setelah menghasilkan inovasi produk berbahan baku rebung ini, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk usaha tambahan dan tentunya akan menghasilkan nilai jual yang tinggi.''harapnya.
(Gun)






