Magetan, beritagress.com-Mengambil tema kreasi budaya pelajar, Pemerintah Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan menggelar Karnaval dalam serangkaian peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79.
Berbagai jenis pakaian tradisional budaya yang ditampilkan oleh peserta dari sekolah tingkat PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTS, hingga SMA/SMK sederajat Se Kecamatan Plaosan ini menarik animo masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengguna jalan yang melintas di sepanjang jalur Plaosan-Sarangan.
Menurut Camat Plaosan, Dian Maheru, bahwa dengan adanya karnaval ini selain dalam menyemarakan kemerdekaan RI ke 79 yang berslogan Nusantara Baru Indonesia Maju, juga sebagai penunjang kreasi dari para siswa dan pihak sekolah, yang tak lain memiliki ciri Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
"Karnaval ini setidaknya mewakili dua dari enam ciri Profil Pelajar Pancasila, yakni pada aspek berkebinekaan global. Pada ciri ini, seorang Pelajar Pancasila diharapkan bisa mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, kita bisa mengetahui dari beberapa aspek ornamen dan juga pakaian yang dibawakan,"ucap Dian Maheru disela-sela kegiatan, yang dipusatkan di depan Kantor Kecamatan Plaosan. Rabu (21/8/2024)
Lebih lanjut, Dian menuturkan dengan terselenggaranya karnaval ini atas kolaborasi dari berbagai pihak.
"Tentunya, sebelum kegiatan karnaval ini kita telah berkoordinasi dengan pihak-pihak sekolah, dan Alhamdulillah respon yang sangat luar biasa dari semua pihak sehingga bisa terselenggara pada hari ini,''pungkasnya
"Dengan adanya karnaval seperti ini, kita berharap kreasi dari siswa maupun sekolah bisa lebih ditingkatkan lagi, dan lebih semangat dalam belajar, sebab saat ini dunia pendidikan sudah menerapkan kurikulum merdeka,"tutupnya.
(Gun)
"Tentunya, sebelum kegiatan karnaval ini kita telah berkoordinasi dengan pihak-pihak sekolah, dan Alhamdulillah respon yang sangat luar biasa dari semua pihak sehingga bisa terselenggara pada hari ini,''pungkasnya
"Dengan adanya karnaval seperti ini, kita berharap kreasi dari siswa maupun sekolah bisa lebih ditingkatkan lagi, dan lebih semangat dalam belajar, sebab saat ini dunia pendidikan sudah menerapkan kurikulum merdeka,"tutupnya.
(Gun)






