![]() |
| Brigadir Jendral Purnawiran M Zaelani , SP,Pros Bacabup Ponorogo |
Ponorogo, beritagress.com,- Maju Pilkada Ponorogo drg Muhammad Zaelani beserta puluhan rombongan pendukungnya ,Kamis ( 4/7) mendatangi kantor partai PKB Ponorogo guna mendaftar calon bupati Ponorogo 2024-2029 mendatang.
Brigjend purnawirawan bintang satu tersebut datang dikantor partai PKB disambut kesenian reyog Ponorogo.
Dalam sambutan singkatnya Muhamad Zaelani mengatakan bahwa datang ke kota reyog Ponorogo sebenarnya bukan semata pingin nyalon bupati, melainkan karena ada kepentingan lain yang lebih urgent yaitu tasyakuran anak saya yang TNI sekaligus Dokter ini pindah ke Tanjung Perak Surabaya dan anak yang ke dua telah lulus kedokteran.
"Jadi saya pulang kampung ini pingin mengucap rasa syukur kepada Alloh dengan menggelar tasyakuran dirumah Ponorogo " jelasnya.
Namun setelah pulang dan kebetulan saat ini saya sudah pensiun, saya ketemu sahabat karib saya yaitu Mbah Nojeng.
"Dari obrolan itu saya diminta maju untuk menjadi calon bupati Ponorogo" terangnya .
Demi Ponorogo tercinta ini akhirnya saya sanggup karena saya pingin membangun Ponorogo tempat kelahiran saya lebih maju lagi.
![]() |
| Brigjen Purnawirawan M Zaelani Saat Mendaftar di Partai PKB |
Sang Jendral pun berjanji jika memang masyarakat mendukung saya, memilih saya dan menghendaki saya menjadi bupati Ponorogo, Selain membangun Ponorogo yang lebih maju ,saya juga berjanji tidak akan mengambil sepenuhnya gaji untuk kepentingan saya pribadi melainkan saya sumbangkan ke tempat ibadah dan anak yatim piatu.
Sepertiga gaji saya untuk keluarga, sepertiga lagi untuk rumah ibadah dan sepertiga lagi untuk anak yatim piatu.
"itu semua saya lakukan ikhlas demi kesejahteraan masyarakat Ponorogo dan memang bagi mereka yang membutuhkan untuk dibantu," jelasnya
Sementara itu Dwi Agus Prayitno SH,MSi Sekretaris DPC Partai PKB Kabupaten Ponorogo mengatakan bahwa hari ini PKB kedatangan bakal calon bupati yaitu M.Zaelani untuk mendaftar lewat PKB.Beliau adalah calon ke lima yang mendaftar lewat PKB setelah Sugiri Sancoko ,Ipong Muchlissoni,Didik Subagyo dan M.Harun al Rasyid ( Yogie )






