Magetan, beritagress.com-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 4 Magetan Lepas 307 siswa-siswi dari kelas IX tahun pelajaran 2023-2024.
Suasana sedih, haru dan bangga tersirat dari raut wajah siswa-siswi, bahkan, dari orang tua atau wali murid kelas IX, disaat mengikuti acara Purnawiyata Adhitama, yang berlangsung di GOR Ki mageti Kabupaten Magetan. Sabtu (15/6/2024)
Suasana haru tersebut terlihat saat anak-anaknya meminta sungkem kepada orang tua atau wali muridnya, tak sedikit dari keduanya meneteskan air mata. Ini salah satu wujud kecintaan dari keduanya pula.
Kepala SMP N 4 Magetan, Drs. Lantur M.Pd dalam sambutanya menuturkan, Rangkaian kegiatan tersebut sudah lama disiapkan, dan ini pertama kali dilakukan di GOR Ki Mageti.
Suasana sedih, haru dan bangga tersirat dari raut wajah siswa-siswi, bahkan, dari orang tua atau wali murid kelas IX, disaat mengikuti acara Purnawiyata Adhitama, yang berlangsung di GOR Ki mageti Kabupaten Magetan. Sabtu (15/6/2024)
Suasana haru tersebut terlihat saat anak-anaknya meminta sungkem kepada orang tua atau wali muridnya, tak sedikit dari keduanya meneteskan air mata. Ini salah satu wujud kecintaan dari keduanya pula.
Kepala SMP N 4 Magetan, Drs. Lantur M.Pd dalam sambutanya menuturkan, Rangkaian kegiatan tersebut sudah lama disiapkan, dan ini pertama kali dilakukan di GOR Ki Mageti.
'Saya ucapkan selamat kepada anak-anak saya kelas IX yang telah lulus, masih panjang perjalanan kalian, kami sebagai orang tua selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian, konsep kegiatan ini sudah lama kita rencanakan, ada hal terpenting dalam kegiatan ini yaitu sungkem kepada orang tua, ini sebagai bentuk bakti anak kepada orang tuanya masing-masing,"ucap Lantur
"Sungkem kepada orang tua tersebut adalah hal yang sangat luar biasa, jadikan sungkem menjadi kebiasaan yang paling utama, ridho dan doa dari orang tua adalah ujung tombak kesuksesan untuk anaknya, sekali lagi pesan kepada anak-anak jadikan orang tua kalian sebagai raja, jaga nama baik orang tua dan keluarga, jadilah orang-orang yang sukses nantinya,"pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Magetan, Suwata menambahkan, kegiatan Sparkling atau Perpisahan sebagai bentuk apresiasi dari pihak sekolah kepada siswa selama 3 tahun yang telah melaksanakan tugas sebagai pelajar di SMP N 4 Magetan.
"Kegiatan seperti ini salah satu apresiasi dari pihak sekolah, Ada perjumpaan ada perpisahan, ini semua demi anak didiknya, kami sebagai pemerintah tidak ada kewajiban khusus untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini, akan tetapi sebagai wujud apresiasi kepada anak didiknya ini menjadi hal yang sangat luar biasa, sudah bisa melaksanakan kegiatan ini,"ucap Suwata
Ditambahkan Suwata, "Jalan kalian masih panjang, ada tingkatan didunia belajar yang akan ditempuh selanjutnya, bawa nama harum sekolah kalian, kalian harus siap bersaing dengan alumni sekolah-sekolah yang lain, kalian harus bangga jadi alumni SMP N 4 Magetan, banyak adik-adik kalian yang ingin masuk SMP 4 Magetan, dan saya berpesan kepada orang tua atau wali murid mari kita dampingi anak-anak kita untuk generasi emas."pesanya.
(Gun)
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Magetan, Suwata menambahkan, kegiatan Sparkling atau Perpisahan sebagai bentuk apresiasi dari pihak sekolah kepada siswa selama 3 tahun yang telah melaksanakan tugas sebagai pelajar di SMP N 4 Magetan.
"Kegiatan seperti ini salah satu apresiasi dari pihak sekolah, Ada perjumpaan ada perpisahan, ini semua demi anak didiknya, kami sebagai pemerintah tidak ada kewajiban khusus untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini, akan tetapi sebagai wujud apresiasi kepada anak didiknya ini menjadi hal yang sangat luar biasa, sudah bisa melaksanakan kegiatan ini,"ucap Suwata
Ditambahkan Suwata, "Jalan kalian masih panjang, ada tingkatan didunia belajar yang akan ditempuh selanjutnya, bawa nama harum sekolah kalian, kalian harus siap bersaing dengan alumni sekolah-sekolah yang lain, kalian harus bangga jadi alumni SMP N 4 Magetan, banyak adik-adik kalian yang ingin masuk SMP 4 Magetan, dan saya berpesan kepada orang tua atau wali murid mari kita dampingi anak-anak kita untuk generasi emas."pesanya.
(Gun)






