Magetan, beritagress.com-Relawan memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Magetan. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magetan (BPBD Magetan) menggelar pelatihan di kawasan Bumi Perkemahan Alastuwo, Poncol, Magetan selama 3 hari, mulai 25-27 Juni 2024
Pelatihan kali ini dimaksudkan guna peningkatan kemampuan potensi oleh personel untuk menghadapi situasi darurat. Hal senada dikatakan PLT Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan, Yok Sujarwadi melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Magetan, Suparman.
"Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan personel potensi relawan dalam melakukan evakuasi dan penyelamatan di daerah hutan serta di medan vertikal yang curam. Di Magetan ini ada 27 potensi relawan dan tugas dan kewajiban kami yaitu membimbing,"ucap Suparman saat dimintai keterangan dilokasi. Selasa (25/6/2024)
Lebih lanjut, pihaknya mendatangkan instruktur dari Basarnas Jatim. relawan diberikan materi teori tentang dasar-dasar penyelamatan di hutan (Jungle Rescue) dan di medan vertikal (Vertical Rescue). Materi mencakup teknik navigasi, penggunaan peralatan penyelamatan, serta penanganan medis dasar di lapangan.
Dengan pelatihan tersebut, diharapkan potensi relawan magetan akan semakin siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi bencana, khususnya yang terjadi di medan hutan dan tebing."tutupnya
(Gun)
Pelatihan kali ini dimaksudkan guna peningkatan kemampuan potensi oleh personel untuk menghadapi situasi darurat. Hal senada dikatakan PLT Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan, Yok Sujarwadi melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Magetan, Suparman.
"Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan personel potensi relawan dalam melakukan evakuasi dan penyelamatan di daerah hutan serta di medan vertikal yang curam. Di Magetan ini ada 27 potensi relawan dan tugas dan kewajiban kami yaitu membimbing,"ucap Suparman saat dimintai keterangan dilokasi. Selasa (25/6/2024)
Lebih lanjut, pihaknya mendatangkan instruktur dari Basarnas Jatim. relawan diberikan materi teori tentang dasar-dasar penyelamatan di hutan (Jungle Rescue) dan di medan vertikal (Vertical Rescue). Materi mencakup teknik navigasi, penggunaan peralatan penyelamatan, serta penanganan medis dasar di lapangan.
"Jadi ini nanti masalah jungle yang meliputi pembacaan peta, pencarian di hutan, pencairan dialam bebas dan lainnya. Kalau untuk vertical rescue terkait pengamanan penanganan korban saat berada di ketinggian,"tambahnya.
Dengan pelatihan tersebut, diharapkan potensi relawan magetan akan semakin siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi bencana, khususnya yang terjadi di medan hutan dan tebing."tutupnya
(Gun)






