Magetan, beritagress.com-Buntut pemberitaan dari beberapa media terkait adanya banner yang bertuliskan "Anda Memasuki Kawasan Wisata Jalan 1000 Lubang" yang ada di Desa Nguntoronadi, Magetan. Rencananya Pemerintah Desa bersama tokoh masyarakat akan duduk bersama membahas permasalahan tersebut.
Hal tersebut disampaikan melalui pesan suara whatsapp dari salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya, bahwa dirinya baru saja mendapatkan informasi dari tokoh masyarakat di Desa Nguntoronadi, buntut dari pemberitaan dan rencana aksi pemasangan banner di hari minggu, dan ternyata nanti malam perwakilan masyarakat dan RT akan di ajak duduk bersama.
"Karena semalam warga sudah didatangi oleh pihak kepolisian menanyakan permasalahan yang telah diberitakan oleh beberapa media, Nanti malam, Pemerintah desa rencananya akan duduk bersama dengan masyarakat, dan RT setempat untuk membahas permasalahan tersebut,"ucapnya.
Pun demikian, dilain sisi Kepala Desa Nguntoronadi, Basuki Rahmad saat diklarifikasi meng iyakan atas rencananya itu.
"Iya mas, Insya Allah nanti kita akan undang masyarakat beserta RT juga untuk memberikan pemahaman, sebelumnya, terkait hal tersebut yaitu rusaknya jalan sudah kita rencanakan untuk perbaikan, mungkin karena menunggu anggaran turun dan sebagainya, dan hari ini materialnya sebagian sudah dikirim juga."ucap Kepala Desa. Sabtu (22/6/2024)
Hal tersebut disampaikan melalui pesan suara whatsapp dari salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya, bahwa dirinya baru saja mendapatkan informasi dari tokoh masyarakat di Desa Nguntoronadi, buntut dari pemberitaan dan rencana aksi pemasangan banner di hari minggu, dan ternyata nanti malam perwakilan masyarakat dan RT akan di ajak duduk bersama.
"Karena semalam warga sudah didatangi oleh pihak kepolisian menanyakan permasalahan yang telah diberitakan oleh beberapa media, Nanti malam, Pemerintah desa rencananya akan duduk bersama dengan masyarakat, dan RT setempat untuk membahas permasalahan tersebut,"ucapnya.
Pun demikian, dilain sisi Kepala Desa Nguntoronadi, Basuki Rahmad saat diklarifikasi meng iyakan atas rencananya itu.
"Iya mas, Insya Allah nanti kita akan undang masyarakat beserta RT juga untuk memberikan pemahaman, sebelumnya, terkait hal tersebut yaitu rusaknya jalan sudah kita rencanakan untuk perbaikan, mungkin karena menunggu anggaran turun dan sebagainya, dan hari ini materialnya sebagian sudah dikirim juga."ucap Kepala Desa. Sabtu (22/6/2024)
Lebih lanjut, dalam steatmenya, Kepala Desa Nguntoronadi meminta maaf kepada masyarakat dan warganya.
"Dan mungkin dengan adanya duduk bersama ini bisa menjadi kondusifitas yang netral, sebelumnya kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat terkait hal tersebut, semoga dengan adanya upaya kami sebagai perangkat ini bisa menjadi maklum, dan secepatnya jalan yang rusak itu akan kita perbaiki, mudah-mudahan akhir Bulan Agustus ini sudah bisa selesai."pungkasnya
(Gun)
"Dan mungkin dengan adanya duduk bersama ini bisa menjadi kondusifitas yang netral, sebelumnya kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat terkait hal tersebut, semoga dengan adanya upaya kami sebagai perangkat ini bisa menjadi maklum, dan secepatnya jalan yang rusak itu akan kita perbaiki, mudah-mudahan akhir Bulan Agustus ini sudah bisa selesai."pungkasnya
(Gun)






