![]() |
| Memprihatinkan, Kondisi Jalan Rusak Membahayakan Bagi Pengguna Jalan.Warga Memprotes Pemerintah Untuk Segera Bertindak |
Magetan,beritagress.com,- Jembatan penghubung yang melintasi saluran Irigasi Nguntoronadi – Gorang Gareng Taji di jalan desa masuk dusun Kajon Desa/ Kecamatan Nguntoronadi terlihat mengalami kerusakan parah. Kerusakan ini diduga telah berlangsung cukup lama tanpa mendapatkan penanganan yang memadai dari Dinas PUPR maupun pemerintah desa setempat.
Sugianto, seorang warga desa terkait, menyampaikan bahwa jembatan tersebut sudah rusak lebih dari dua tahun dan belum ada upaya penanganan yang dilakukan. "Sudah lebih dari dua tahun kerusakan itu dan belum tersentuh sama sekali," ungkap Sugianto pada Kamis (4/4/2024).
Masyarakat sekitar mengkhawatirkan keamanan jalan dan telah memberikan tanda pada lubang-lubang yang terbentuk akibat kerusakan jembatan tersebut. Namun, belum jelas siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas penanganan masalah ini, apakah Dinas PUPR sebagai pemilik saluran atau pemerintah desa Nguntoronadi.
Pertanyaan pun muncul di kalangan masyarakat mengenai kewenangan yang sebenarnya, terutama karena jalan tersebut berada di wilayah desa. "Dimana fungsi BPD sebagai representatif perwakilan masyarakat," tambah Sugianto.
Meskipun hampir setiap hari aparat desa melintasi jalan tersebut, namun belum ada tindakan yang dilakukan. Keprihatinan masyarakat semakin memuncak mengingat potensi risiko kecelakaan yang dapat terjadi, terutama pada malam hari.
Kepala Dinas PUPR, Mohtar Wakid, menjelaskan bahwa jika jembatan tersebut berada di atas jalan desa, maka kewenangannya ada pada pemerintah desa setempat. "Jika di atas jalan desa, maka pemdes Nguntoronadi yang bertanggung jawab memperbaikinya," ujar Mohtar Wakid.
Dengan kondisi yang semakin memprihatinkan, masyarakat berharap agar pihak yang berwenang segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jembatan tersebut. Hal ini diharapkan dapat mengembalikan kelancaran arus pengguna jalan dan mengurangi risiko kecelakaan di wilayah tersebut.( ad)





