Magetan, beritagress.com-Promosi produk wisata untuk bisa dikenal ke seluruh penjuru wilayah baik nasional ataupun internasional merupakan satu cara yang wajib dilakukan, dan tentunya dibutuhkan satu metode promosi yang efektif dengan harapan tingkat kunjungan wisatawan menjadi semakin banyak.
Saat ini, Asosiasi Wisata Sarangan Tawangmangu (AWISATA) terus melakukan upaya penguatan kunjungan wisata di kedua wilayah dengan menggelar acara Gathering Tourism Sarangan Tawangmangu 2024.
Acara yang dipusatkan di Resto dan Out Bond Ndalem Prabu Sarangan, dihadiri juga oleh Pj. Bupati Magetan, Hergunadi, Kepala OPD terkait, anggota AWISATA. Rabu malam (21/02/2024)
Kegiatan yang dikemas santai namun berbobot ini dengan tujuan mempromosikan kepariwisataan dan menggali potensi budaya yang ada di Sarangan serta Tawangmangu, sekaligus bertujuan menjalin silaturahmi antar pelaku wisata nasional. Tak luput juga didukung dengan pentas seni baik dari seniman lokal maupun seniman dari Bali.
Dalam event yang istimewa ini Pj. Bupati Magetan Hergubadu berharap, pelaku wisata yang hadir dapat memberikan saran dan masukan untuk memantapkan wisata yang ada di Magetan.
” Saya Mohon dari pelaku wisata yang hadir disini juga mengevaluasi kami, bisa menginventaris lokasi-lokasi wisata atau tempat – tempat yang bisa menarik wisatawan datang ke Magetan,"terang Hergunadi
"Termasuk juga masukan – masukan infrastruktur yang harus dilengkapi sehingga wisatawan betah di Magetan,"tambahnya
Sebanyak 360 buyer dan 53 seller dari berbagai kota di Indonesia mengikuti kegiatan gathering yang baru pertama kali diselenggarakan oleh AWISATA.
Pun demikian, Ketua Panitia Gathering Tourism Tawangmangu Sarangan 2024, Hendri Satriyo Wibowo dalam sambutannya mengatakan, tujuan acara Gathering Tourism Tawangmangu Sarangan 2024 adalah sebagai ajang silaturahmi antar pelaku wisata yang ada di Jawa, Bali.
Hendri menambahkan event ini juga sebagai ajang promo bagi seller untuk bisa mempromosikan destinasi wisata yang ada di Sarangan dan Tawangmangu.
"Selain diisi dengan acara open table dari sekitar 53 pelaku wisata yang terdiri dari pengelola wisata, Hotel, Rumah Makan dan Restoran, Pusat Oleh-oleh dan lainnya ini juga diisi dengan kunjungan ke beberapa objek wisata."tutupnya
(Gun)




