Magetan, beritagress.com
Salah satu pemuda asal Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengaku urus ijin edar produk masih sulit.
Pengakuan ini terlontar dari Ketua Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Magetan, A. Baiquni. Awal keraguan ini saat dirinya dimintai bantuan pendampingan dari salah satu anggotanya untuk mengurus ijin edar produk inovasi pakan kelinci yang sudah digelutinya kurang lebih selama 9 tahun.
"Iya kita kemarin (18/01) kembali mendatangi Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dimintai mendampingi mas samsul selaku anggota dari forum IKM wilayah lembeyan, dengan produk inovasi pakan kelincinya, untuk kembali mengurus perijinan agar segera dapat ijin edar,"ucap Baiquni melalaui via telpon. Sabtu (20/01/2024)
Ditambahkan Baiquni, hal seperti itu merupakan inovasi yang perlu di dorong, tidak hanya dari Forum IKM Magetan, namun, Pemerintah Daerah Magetan pun harus benar-benar memberi sikap serius.
"Karena produk inovasi dari mas samsul dengan merk gofeed dan compact rabbit ini ternyata di minati dan sudah memiliki pelanggan di luar kota magetan. Setelah di cari info dari berbagai sumber, andaikan produk gofeed dan compact rabbit ini berhasil mendapatkan ijin edar tentunya akan menjadikan kebanggaan kabupaten magetan juga,"tambahnya
"Karena di Indonesia produk pakan kelinci yang sudah mendapatkan ijin edar baru tiga merk, dan itupun perusahaan pakan skala besar semua. Jika ini benar maka produk inovasi pakan kelinci dari mas samsul memiliki peluang besar menjadi yang nomer 4 (empat) se Indonesia, apalagi Magetan juga terkenal kelinci dan aate kelincinya,"tutupnya.
(Gun)





