Magetan, beritagress.com,-Cara unik dari Pemerintah Desa untuk memperkenalkan potensi yang ada, salah satunya potensi durian dan telo rambat yang ada di Desa Sendangagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, yang dikemas dalam acara Bancaan Sedulur (Seneng Duren lan Telo Rambat).
Menurut Kepala Desa Sumberagung, Lilik Sriyani, dengan acara Bancaan Sedulur ini sekaligus mengenalkan potensi desa, terutama dalam pengembangan durian dan ubi cilembu.
"Meskipun ubi cilembu telah lama menjadi sumber penghasilan masyarakat, peluncuran buah durian dan ubi cilembu kali ini merupakan pertama kali dipamerkan, ini salah satu bentuk pengenalan potensi yang ada di Desa kami,"ucap Lilik.
Pun demikian, durian yang dikembangkan di Desa Sendangagung berjenis saman, sementara ubi cilembu menjadi andalan. Namun, Lilik mengakui bahwa potensi desa masih menghadapi kendala dalam pemasaran.
Sementara itu, Pj. Bupati Magetan, Hergunadi, mendukung inisiatif Desa Sendangagung. Ia berharap seluruh desa di Kecamatan Plaosan dapat memaksimalkan potensi lokalnya.
"Desa-desa dapat berkolaborasi untuk memasarkan hasil bumi mereka, baik di pasar maupun lokasi wisata yang ramai pengunjung. Potensi tidak hanya pada tanaman pangan, tetapi juga dapat melibatkan bunga dan hal lainnya, karena udara di sini mendukung," ungkap Pj. Bupati.
Menurutnya, kerjasama antardesa dalam pemasaran hasil bumi dapat menciptakan daya tarik di pasar atau lokasi wisata.
(Gun)
Bancaan Sedulur yang dipusatkan di kantor Desa setempat ini sekaligus dilangsungkan kegiatan Pra-Musrenbang Kecamatan. Yang diikuti oleh Pj.Bupati Magetan, Kepala Dinas dan OPD Terkait, Forkopimca, Pemerintah Desa, serta elemen masyarakat. Selasa (23/01/2024)
Menurut Kepala Desa Sumberagung, Lilik Sriyani, dengan acara Bancaan Sedulur ini sekaligus mengenalkan potensi desa, terutama dalam pengembangan durian dan ubi cilembu.
"Meskipun ubi cilembu telah lama menjadi sumber penghasilan masyarakat, peluncuran buah durian dan ubi cilembu kali ini merupakan pertama kali dipamerkan, ini salah satu bentuk pengenalan potensi yang ada di Desa kami,"ucap Lilik.
Pun demikian, durian yang dikembangkan di Desa Sendangagung berjenis saman, sementara ubi cilembu menjadi andalan. Namun, Lilik mengakui bahwa potensi desa masih menghadapi kendala dalam pemasaran.
Sementara itu, Pj. Bupati Magetan, Hergunadi, mendukung inisiatif Desa Sendangagung. Ia berharap seluruh desa di Kecamatan Plaosan dapat memaksimalkan potensi lokalnya.
"Desa-desa dapat berkolaborasi untuk memasarkan hasil bumi mereka, baik di pasar maupun lokasi wisata yang ramai pengunjung. Potensi tidak hanya pada tanaman pangan, tetapi juga dapat melibatkan bunga dan hal lainnya, karena udara di sini mendukung," ungkap Pj. Bupati.
Menurutnya, kerjasama antardesa dalam pemasaran hasil bumi dapat menciptakan daya tarik di pasar atau lokasi wisata.
(Gun)





