Nganjuk,Beritagress.com,- Dalam rangka memperkuat kesadaran akan pentingnya toleransi, keberagaman, dan nilai-nilai Pancasila dalam membangun karakter generasi muda di era globalisasi, Ida Bagus Nugroho.SH Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan warga Desa Nglinggo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, menyelenggarakan sebuah workshop yang bertajuk "Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Implementasi Nilai-nilai Pancasila di Tengah Arus Globalisasi".
Acara ini dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, tokoh masyarakat Desa Nglinggo, serta generasi muda Para peserta mendiskusikan konsep toleransi, keberagaman, serta pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Ida bagus menyampaikan Workshop ini diadakan sebagai upaya untuk menjawab tantangan dan mengatasi dampak negatif dari arus globalisasi yang dapat mempengaruhi nilai-nilai lokal dan keberagaman budaya di masyarakat. Workshop ini juga dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman dan penghayatan akan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas, berkepribadian, dan berkeadilan."Ungkap nya.
"Diskusi yang interaktif menjadi sarana bagi setiap peserta untuk saling bertukar pengetahuan, pengalaman, dan gagasan dalam membangun karakter generasi muda yang kuat di tengah arus globalisasi."Ujarnya
Selama workshop berlangsung, peserta aktif diarahkan untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka. Langkah-langkah konkrit diidentifikasi untuk memperkuat pemahaman, mengatasi tantangan, dan memanfaatkan peluang dalam menghadapi dampak globalisasi.
Workshop Toleransi dan Keberagaman ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Melalui kerjasama yang erat antara anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan warga Desa Nglinggo, diharapkan dapat terwujud masyarakat yang harmonis, bersatu, dan terbuka terhadap nilai-nilai luhur bangsa di tengah era globalisasi ini."Tutupnya.
( Dera)






