![]() |
| Suroso (kemeja batik biru ) Kepala Sekolah SMA N 2 Magetan, didamping Haryana (Assisten Humas SMA N 2 Magetan) |
Magetan, beritagress.com,- Kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam kehidupan manusia baik lingkungan, masyarakat, maupun di lingkungan tempat tinggal kita sendiri. Hampir di seluruh tempat dapat kita lihat masih banyak yang tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan dan membuang sampah sembarangan baik sampah organik maupun anorganik.
Sampah-sampah tersebut dapat merusak pemandangan dan dapat menimbulkan wabah penyakit, oleh karena itu perlu adanya kesadaran dari manusia akan pentingnya kebersihan lingkungan. Begitupun di lingkungan sekolah, Guru maupun peserta didik diberikan motivasi agar dapat meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan sekolah.
Tak hanya membuang sampah pada tempatnya, akan tetapi buang sampah beserta tempatnya, hal ini yang menjadi momen terpenting saat pemberian edukasi "kurangi sampah di sekolah kita (Kurasaki)" dengan pemateri dari alumni SMA N 2 Magetan tahun 1992, Imam Sutopo.
Menurutnya, maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memotivasi siswa akan pentingnya menjaga kebersihan.
“Maksud dari program ini adalah memberikan dorongan kepada para peserta didik untuk dapat meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah dan diri sendiri, kita harus mempunyai budaya buanglah sampah beserta tempatnya."ucap Imam Sutopo
"Budaya kita selama ini terkait sampah yaitu angkut buang, dengan begitu kita harus merubahnya dengan buanglah sampah beserta tempatnya, Dari permasalahan-permasalahan yang terus timbul tanpa ada penyelesaian inilah, kami berusaha merubah pola hidup di lingkungan sekolah. Yakni dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat lingkungan sekolah. Dalam hal ini Guru, siswa, wali murid, dan masyarakat.” Imbuh Imam Sutopo
Program Kurasaki ini mewajibkan siswa untuk selalu membawa tempat makan dan minum nya sendiri, pun para pedagang tidak diperkenankan melayani siswa yang tidak membawa wadahnya sendiri.
![]() |
| Imam Sutopo (Pemateri) saat memberikan sosialisasi dan edukasi terkait program Kurasaki |
Semua siswa tidak boleh membawa apapun yang dapat menimbulkan sampah ke area belajar. Dengan adanya pola hidup seperti ini, maka permasalahan sampah pun juga akan teratasi. “Perubahan itu harus dimulai, kalau tidak, tidak akan berubah-berubah,"tambah Imam Sutopo.
Sementara itu, terkait program kurasaki ini, pihak sekolah sangat mendukungnya, hal ini sesuai yang disampaikan kepala sekolah SMA N 2 Magetan, Suroso.
"Kepedulian terhadap sampah harus terus kita getolkan, apalagi melihat dari salah satu alumni sekolah sini yang saat ini jadi pemateri, yang begitu peduli terhadap SMA N 2 Magetan."ucapnya
"Dengan sosialisasi ini kedepan akan kita optimalkan lagi dari tim-tim yang ada, termasuk dari siswa dan juga osis, dan akan kita kaji lebih dalam untuk tindak lanjut dari program kurasaki ini."tutupnya
(Gun)






