![]() |
| Pemerintah Kecamatan Plaosan bersinergitas dengan OPD Magetan lakukan bersih-bersih sepanjang jalur jalan tembus sarangan-cemorosewu |
Magetan, beritagress.com,- Banyaknya sampah berserakan di sepanjang jalur jalan tembus Sarangan-Cemorosewu membuat kondisi menjadi kotor. Yang lebih parah lagi, kebanyakan sampah yang ditinggalkan adalah sampah non organic, seperti plastik yang sangat sulit di hancurkan. Seperti botol air mineral, bungkus nasi, bungkus mie instan dan masih banyak lagi.
Oleh karena itu, Jajaran Pemerintah Kecamatan Plaosan bersinergitas dengan OPD Magetan lakukan bersih-bersih sepanjang jalur jalan tembus sarangan-cemorosewu dalam tema "Bersih Gunung Lawu". Jumat, (1/9/2023)
Terlihat sepanjang jalur ini sejak pagi penggiat sosial sudah memunguti sampah yang berserakan, tak terkecuali Camat Plaosan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)Magetan, jajaran TNI/Polri, Sekolah, DLH, BPBD, Pecinta alam, serta warga dan masyarakat sekitar . Menurut Camat Plaosan, Dian Maheru giat sosial bersih Gunung Lawu ini sebenarnya sudah direncanakan sejak dulu, karena kesibukan masing-masing tim baru bisa dilaksanakan saat ini.
"Kebetulan hari ini ada sekitar kurang lebih 300 peserta yang kita bagi menjadi 3 titik, yaitu disekitar mojo semi, hingga naik sampai ke jalur cemoro sewu. Rencana kedepan akan kita agendakan rutinan dalam 1 tahun 2 kali pelaksanaan,"tutur Camat Plaosan
"Tak lain ini memberikan rasa nyaman terhadap wisatawan yang melintas disepanjang jalur ini, selain itu kita pastikan tidak ada sampah-sampah yang berserakan utamanya sampah plastik, kami berpesan bagi semuanya termasuk para pedagang agar membawa kantong plastik sendiri selanjutnya bawalah sampah anda kerumah kembali, Buanglah kenangan bersama mantan, tapi jangan buang sampah sembarangan."pungkasnya
Sementara itu dilain sisi, Kepala Disparbud Magetan, Joko Trihono juga bersependapat dengan diutarakan Camat Plaosan, bahwasanya ini bentuk sinergitas dari berbagai komponen termasuk dari pemilik kewilayahan yang masih banyak yang peduli terkait kebersihan di area jalur wisata ini.
"Kamipun sangat berharap untuk semua yang melintas baik itu pedagang maupun wisatawan agar senantiasa selalu ikut menjaga kebersihan dijalur ini, Dan kami punya rencana kedepan akan memasang himbauan agar tidak membuang sampah sembarangan dalam bentuk baner yang akan kami pasang dititik-titip kumpul wisatawan di sepanjang jalur ini, dan kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas LH dengan konsep awal adanya kontainer atau tempat sampah di jalur ini."ucap Joko Trihono.
(Gun)






