Ponorogo,beritagress.com,- Aksara Kawi sebagian besar masyarakat sudah banyak yang tidak mengerti dan memahami dibalik makna dan simbol aksara itu. Padahal bahasa itu merupakan warisan leluhur yang mulai hilang ditelan zaman. Atas dasar keprihatinan tersebut, Jagongan Ponorogo membahas dan mengkaji aksara Kawi yang digelar di Aula SDN Jingglong Ponorogo. 15-16 Juli 2023.
Dalam kesempatan tersebut mengadakan Jagongan bertajuk "Pengembangan Pemanfaatan Aksara Kawi dengan Teknologi Terkini" menghadirkan Arkeolog Bapak Gunawan Sambodo dari Temanggung, Doni Wicaksono Pegiat Aksara Kawi dari Kediri dan Rizka Sholikhin Pegiat Digitalisasi Aksara dari Blitar.
Pelestarian Aksara Kawi ini, perlu dikenalkan melalui berbagai bidang sesuai keahlian masing-masing. Kalau bisanya nyablon ya melalui sablon, klo bisanya di bidang teknik melalui digitalisasi sehingga aksara Kawi ini kembali dikenal oleh masyarakat luas. "Saya aplikasikan di rumah saya aksara Kawi, banyak orang bertanya tanya mengira aksara dari India, Thailand dan lainnya" Ujar Mbah Gun sapaan akrab beliau.
"Kini perkembangan aksara Kawi cukup baik, sudah masuk dalam ranah digital dengan mendownload playstore" Ujar Rizka.
Sementara itu, Ary Tyas panitia acara berharap Aksara Kawi dikenal lagi di Masyarakat. " Karena Banyaknya catatan dan peninggalan sejarah Nusantara yang otentik ditulis menggunakan aksara Kawi atau Jawa Kuna yang masih banyak yang belum dipelajari. Sehingga dengan mengenal aksara ini bisa mengungkap di balik aksara tersebut " ( Joe/ Yogie )






