Kegiatan tersebut merupakan bagian dari arahan KPU RI agar jajaran KPU di daerah secara aktif melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula maupun kelompok pemilih disabilitas.
KPU Kabupaten Magetan saat ini memilih pemilih pemula sebagai salah satu fokus awal. Sosialisasi dilakukan secara bertahap dengan menyambangi sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Magetan.
“Sesuai arahan dari KPU RI, kami KPU Kabupaten/Kota secara nasional diharuskan melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula dan teman-teman disabilitas. Untuk hari ini kami fokus pada pemilih pemula terlebih dahulu,” ucap Ricky Kurnia Putra, Anggota KPU Magetan Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM saat berikan sosialisasi di SMK N 1 Magetan, Selasa (18/8/2026)
Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian pelajar yang kini duduk di bangku SMK akan menjadi pemilih untuk pertama kalinya. Sosialisasi tidak hanya diarahkan agar siswa mengetahui teknis pemilu, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menggunakan hak pilih merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai warga negara.
Antusiasme pelajar terhadap kegiatan tersebut pun cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan siswa selama sosialisasi berlangsung.
“Sejauh ini tanggapan dari siswa sangat baik. Antusiasme siswa yang bertanya juga sangat banyak,” tambahnya.
Tak berhenti pada sosialisasi tatap muka, KPU Magetan juga menyiapkan pola edukasi melalui media digital. Dalam waktu mendatang, KPU berencana mengundang siswa SMK untuk mengikuti podcast yang akan membahas secara lebih mendalam mengenai pemilih pemula dan kepemiluan.
“Setelah ini mungkin kami akan podcast. Kami akan mengundang siswa SMK untuk hadir di podcast KPU Kabupaten Magetan untuk membahas pemilih pemula,” jelasnya.
Sosialisasi tersebut dipastikan tidak bersifat seremonial semata. KPU Magetan menyebut kegiatan akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga tahapan pemilu berikutnya berjalan.
“Insyaallah akan berlanjut sampai tahapan pemilu dimulai,” tegasnya.
Hingga saat ini, roadshow sosialisasi telah menjangkau lebih dari 12 titik di Kabupaten Magetan. Selain SMK N 1 Magetan, ada sejumlah lembaga pendidikan yang telah menjadi sasaran di antaranya MAN 1, MAN 2, MAN 3, SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, serta SMA Negeri 1 Plaosan dan sejumlah sekolah lainnya.
Pun, Meski belum seluruh sekolah tersentuh, KPU Magetan memastikan program tersebut terus berjalan secara bertahap melalui koordinasi dengan masing-masing satuan pendidikan.
Target akhirnya cukup jelas seluruh SMK di Kabupaten Magetan diharapkan dapat menjadi sasaran sosialisasi pemilih pemula.
“Target kami seluruh SMK Kabupaten Magetan. Namun karena harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan masing-masing sekolah, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap,” pungkasnya.
Upaya ini menjadi penting di tengah tantangan membangun pemilih muda yang tidak sekadar datang ke tempat pemungutan suara, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta konsekuensi dari pilihan politiknya. Dengan edukasi yang dilakukan sejak bangku sekolah, KPU Magetan berupaya menanamkan kesadaran bahwa pemilu bukan sekadar rutinitas lima tahunan, melainkan instrumen bagi masyarakat untuk menentukan arah demokrasi. (Gun)






