Magetan, beritagress.com-Penerapan KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) bakal di terapkan di Rumah Sakit mulai tanggal 30 Juni 2025, Penerapan ini berlaku juga untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman Magetan.
Penerapan KRIS ini bertujuan untuk menyamakan fasilitas dan pelayanan rawat inap di rumah sakit, dengan fokus pada peningkatan kualitas dan keselamatan pasien. Meskipun demikian, Pemerintah sudah memberikan waktu pada seluruh rumah sakit pemerintah dan swasta, untuk menerapkan KRIS menggantikan kelas BPJS kesehatan, baik sebagian maupun seluruhnya, sesuai dengan kemampuan masing-masing rumah sakit.
Senada dikatakan Direktur RSUD dr. Sayidiman Magetan dr. Rochmat Santoso, bahwa Sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan akan mulai diterapkan secara menyeluruh di rumah sakit per tanggal 30 Juni 2025.
”Untuk saat ini masih berlaku kelas 1 2 3, tapi semua kelas sudah berstandar KRIS,” Ucap dr. Rochmat Santoso, Senin (30/6/2025)
Menurutnya, tidak ada klausul yang menghapuskan sistem kelas 1, 2, dan 3 dalam aturan Perpres Nomor 59 tahun 2024. Sebaliknya, semua kamar untuk peserta JKN akan disesuaikan dengan 12 kriteria standar KRIS yang tertuang dalam Perpres Nomor 59 tahun 2024.
Lebih lanjut, Sesuai Peraturan dari kemenkes kamar di RSUD minimal harus 60 persen dengan kriteria sesuai 12 standar indikator dari kemenkes, hal Ini juga ditegaskan tidak menggantikan kelas 1, 2 dan 3.
"Kalau minimal 60 persen dari total kami sudah siap, sudah lebih dari 60 persen RSUD dr. Sayidiman sudah siap memenuhi 12 indikator, dan insyaallah kami usahakan tahun ini bisa 100 persen apabila memungkinkan, sebab, biayanya sangat besar untuk memenuhi 12 indikator yang ditetapkan," pungkasnya
(Gun)
Lebih lanjut, Sesuai Peraturan dari kemenkes kamar di RSUD minimal harus 60 persen dengan kriteria sesuai 12 standar indikator dari kemenkes, hal Ini juga ditegaskan tidak menggantikan kelas 1, 2 dan 3.
"Kalau minimal 60 persen dari total kami sudah siap, sudah lebih dari 60 persen RSUD dr. Sayidiman sudah siap memenuhi 12 indikator, dan insyaallah kami usahakan tahun ini bisa 100 persen apabila memungkinkan, sebab, biayanya sangat besar untuk memenuhi 12 indikator yang ditetapkan," pungkasnya
(Gun)






